Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Dituding Lakukan KDRT kepada Aska Ongi Saat Hamil Empat Bulan, Pihak Aliff Alli Angkat Bicara

CUMI CELEBS
Dituding Lakukan KDRT kepada Aska Ongi Saat Hamil Empat Bulan, Pihak Aliff Alli Angkat Bicara

Rumah tangga Aliff Ali dan Aska Ongi memang telah berakhir pada November 2019 silam. Pernikahan siri keduanya berlangsung singkat hanya 11 bulan. Aska Ongi mengaku, selama pernikahannya tersebut, dirinya kerap mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari sang mantan suami Aliff Alli.

Aska mengungkapkan jika dirinya sering dipukul oleh Aliff Alii, saat keduanya masih menjalin hubungan pacaran. Aksi kekerasan tersebut dilakukan kembali oleh sang suami saat dirinya tengah mengandung anak pertamanya.

2.jpg

"Seperti rumah tangga pada umumnya ya, berawal dari cekcok, ujung-ujungnya dia mungkin naik darah atau gimana," ujar Aska Ongi saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/5).

"Sebenarnya dari pacaran sudah main gampar gitu, cuma dimaafin dan dia mau janji mau baik lagi. Ya udah diberikan, nyatanya sampai hamil dia tetap main tangan," lanjutnya.

"Jadi ada fase kekerasan yang dialami oleh klien kami. Di usia kehamilan empat bulan itu yang paling parah, lalu di bulan ke tujuh itu di Jakarta yang sudah dilaporkan. Artinya di sini ada sesuatu yang membuat klien kami secara psikologis trauma dan ketakutan," ujar Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Aska Ongi.

BACA JUGA, Posting Video Ini, Yuka Seakan Membantah Isu Perpisahannya dengan Aliff Alli

Aska bahkan mengaku jika dirinya pernah mengalami kekerasan yang lebih parah saat di awal-awal pernikahannya. Berbagai perlakuan tak menyenangkan pun dilakukan Aliff Alli pada Aska.

"Itu kejadian pas di Bali, sembilan hari setelah nikah. Itu digampar, diseret, dijambak. Pokoknya kencang banget, di koridor lantai 4 hotel, aku teriak tapi enggak ada orang," ucapnya.

1.jpg

Setelah anak pertamanya lahir, Aska pun memberanikan diri untuk pergi. Di mana pada saat itu dirinya telah meminta cerai kepada Aliff Alli saat masih berada di Bali.

"Sebenarnya minta cerainya itu pas waktu di Bali. Terus dia minta damai segala macam, sudah dimaafin lanjut lagi pas hamil ke tujuh bulan digampar lagi sampai mimisan juga. Setelah sudah lahir saya baru pergi," ucap Aska Ongi.

Aska sendiri telah melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan Aliff Alli pada Februari 2019 silam. Namun, hingga kini belum diketahui sejauh mana perkembangan kasus tersebut.

" Februari 2019 sudah pernah dilaporkan juga di Polres Jakarta Selatan," ujar Aska Ongi.

"Nanti kita juga akan cek sudah sejauh mana perkembangannya dan statusnya seperti apa," ucap Sunan Kalijaga.

Ditemui di tempat berbeda, kuasa hukum Aliff Alli, Asgar Sjarfi angkat bicara mengenai kekerasan yang dituding pihak Aska kepada kliennya. Menurut Asgar, laporan yang dilayangkan Aska terhadap kliennya mengenai isu KDRT tersebut telah dicabut dan keduanya telah melakukan perdamaian.

"Kami akan nyatakan nanti saat laporan, saya lihat ada foto memar artinya kan banyak dan waktunya kapan. Itu nanti kita sampaikan ketika ada pak alif dan itu kita lihat laporannya seperti apa sih," ujar Asgar Sjarfi saat ditemui di kawasan menteng pada Rabu (20/5).

"Sudah dicabut, sudah damai, dan tidak ada kekerasan, makanya nanti kami akan berikan resminya setelah lebaran, Pak Aliff akan menjelaskan. Kami patuh anytime mau dipanggil kami hadir," lanjutnya.