Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Pasca Bercerai Jenita Janet Akui Sempat Terpuruk, Down dan Hilang Arah

CUMI CELEBS

Pasca ketuk palu dari hakim yang memutuskan perceraian rumah tangga Jenita Janet dan Alief Hedy, maka inilah bulan ramadan pertama Jenita Janet yang harus dijalankan dengan kesendirian tanpa sosok pasangan disampingnya. Rumah tangga Jenita Janet akhirnya memang harus berakhir setelah mengarungi rumah tangga selama 9 tahun.Kini Jenita Janet harus menjalani sahur dan berbuka tanpa ada sosok pendamping disisinya. 2.jpg

“Kebiasaan 9 tahun sahur bersama, buka bersama dan tarawih bersama itu dengan pasangan tahun ini sudah tidak ya, ya berat juga ya menjalani ini semua. Orang Tua di kampung jelas khawatir aku sendirian disini. Orang Tua kepikiran ga ada yang jagain aku disini. Tapi ya aku bilang ke mereka aku tetap bahagia kok walau berat tapi aku tetap berusaha kuat.” ujar Jenita Janet.

Sembilan tahun menjalani kehidupan rumah tangga dengan Alief Hedy yang juga selama ini menjadi manajernya jelas bukanlah waktu yang singkat. Manisnya kebersamaan itu akhirnya harus kandas ditengah jalan lantaran cinta yang tak hangat lagi diantara mereka. Meski berusaha tegar namun Jenita Janet masih bersedih jika perceraian merupakan bagian dalam kehidupan perjalanannya.

“Sembilan tahun bersama tentu meninggalkan kenangan. Sempat susah move on karena sekarang aku jalani hidup sendiri. Jujur ya aku sempat terpuruk, down dan hilang arah tapi ya memang ini kenyataan hidup dan perjalanan aku. Aku bukan menyesal menikah pilihnya dia tapi kenapa rumah tangga aku bisa gagal. Ini titik kehidupan aku yang terendah. Ini sudah menjadi ketentuan dari Allah SWT. Ini pasti beratlah buat aku, bahkan aku sempat berpikir untuk tidak mau jatuh cinta lagi tapi menurut aku Allah tahu caranya menyembuhkan luka hati aku dimana aku berada di titik ekspetasi tidak sesuai dengan harapan. Aku harus bangkit.” kata Jenita Janet dengan nada getir.

Namun kini walaupun Jenita Janet sedang berada di titik terendah bukan berarti tak berusaha bangkit. Dan Jenita Janet merasa berasa bersyukur ditengah masa pandemi corona masih banyak orang yang kurang seberuntung Jenita Janet. Sadar dirinya memiliki rezeki sedikit berlebih dan melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan uluran tangan maka terketuk dan tergeraklah hati Jenita Janet untuk membagikan sebagaian rezekinya dan teman teman dari para doantur untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti pengayuh becak, pedagang asongan dan juga pemulung yang berada disekitar kawasan Jatiwaringin dan juga Pondok Gede, Bekasi. 4.jpg

”Situasi saat ini karena efek pandemi corona imbasnya ke penghasilan masyarakat yang semakin menurun bahkan tidak ada penghasilan sama sekali nah aku sekarang sedang berada di daerah Jatiwaringin dan Pondok Gede sekitar rumah aku mau bagi bagi sembako sekalian menyalurkan rezeki dari para donatur. Tadi aku udah kasih bingkisan sembako kepada yang membutuhkan. Banyak yang pasrah tapi tetap bekerja. Ya sebisa mungkin kita bantu karena mereka adalah saudara kita. Niat aku bukan apa apa hanya memberikan sebagian rezeki aku yang berlebih saja dan menyalurkan rezeki dari pada donatur.” tutup Jenita Janet saat membagi bagikan bingkisan sembako kepada yang membutuhkan.