Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Curahan Hati Denada Jalani Ramadan Kedua di Singapura dalam Situasi Pandemi Corona

CUMI CELEBS

Bulan Ramadan kali ini menjadi Ramadan kedua bagi Denada untuk menjalaninya di Singapura. Sejak memutuskan untuk tinggal di Singapura demi pengobatan sang anak, Aisha, Denada lebih banyak menghabiskan waktu di Singapura.

Sejak pandemi corona yang juga mewabah di negeri Singa tersebut, Denada tak banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Ia pun harus menjalani ibadah bulan Ramadan di tengah pandemi.

1.jpg

"Kita Ramadan ini terhitung menjadi Ramadan kedua di Singapura. Alhamdulillah bisa menjalani sekian lama dan Aisha sudah menjalani semua kemonya, itu aja kita udah bersyukur," ujar Denada dalam sebuah video singkat pada (5/5) lalu.

"Kalo kita di sini enggak pernah menyiapkan masakan yang gimana juga, semuanya seperti biasanya aja. Cuma lebih mental dan hatinya." lanjutnya.

Denada memutuskan untuk tinggal di Singapura demi putri tunggalnya yang masih menjalani pengobatan leukimia yang diderita.

BACA JUGA, Mantan Suami Denada, Jerry Aurum Divonis 11 Tahun Penjara Atas Kasus Narkotika

Denada pun harus melewati lebaran Idul Fitri di Singapura dan tentu dalam keadaan pandemi yang membuat suasananya sedikit berbeda. Namun, bagi ibu satu anak ini, kesehatan putrinya merupakan hal penting yang ia utamakan.

Penyanyi berusia 41 tahun ini juga tak menampik jika dirinya begitu rindu untuk merayakan hari raya di Indonesia bersama keluarga tercinta.

3.jpg

"Rindu situasi berlebaran di Indonesia dengan makanan-makanannya, kehangatan keluarga kerabat dekat. Ya kita bukannya terbiasa sih tapi mau enggak mau lebaran ini di Singapura dengan keadaan yang ada seada-adanya," jelas Denada.

Berada terpisah jauh di saat pandemi diakui Denada menjadi kekhawatiran bagi keluarganya. Tak terkecuali bagi Denada, ia justru mengkhawatirkan kondisi sang ibu, di mana ibunda tercinta memiliki riwayat penyakit diabetes.

5.jpg

Hal ini yang membuat Denada serta adik-adiknya tak henti saling memberi dukungan satu sama lain.

"Ya pasti kalau khawatir iya karena kan mama di Indonesia, Adik-adik di Indonesia, ada juga adikku yang di Australia. Mama juga khawatir apalagi mama punya diabetes, pasti kita khawatir anak-anaknya, tapi kita mencoba menghibur," jelasnya.

Denada juga tak lupa turut memberikan dukungan bagi para tim medis yang menangani virus corona.

"Aku berharap semoga pandemi ini segera berakhir, aku berharap semua yang berjuang melawan sakitnya diberi kesembuhan. Aku juga berdoa semoga tim medis yang tengah berjuang selalu diberi perlindungan," pungkas Denada.