Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Sukses Trending Lagu Aisyah, Syakir Daulay Disomasi

CUMI CELEBS

Setelah sukses dengan lagu Aisyah Istri Rasulullah yang dibawakan oleh Syakir Daulay dan menjadi trending, kini ternyata ada babak baru. Akun Youtube Official Syakir Daulay menuai polemik. Syakir Daulay akhirnya disomasi oleh Label Musik Proaktif. Lalu seperti apa sehingga Syakir Daulay disomasi oleh Label Musik Proaktif ? Bagaimana jalur ceritanya sehingga Label Musik Proaktif memberikan somasi kepada Syakir Daulay?

Berikut petikan wawancara cumicumi dengan kuasa hukum Label Musik Proaktif, Abdul Fakhridz Al Donggowi, M.H.

Ya Syakir Daulay ini, diawali pada bulan Februari ya, kami kerja sama plus pembelian akun youtube ya, atas nama Syakir Daulay itu sendiri kan, jadi klien saya (Label Musik Proaktif ) sepakat untuk membeli akun Syakir Daulay ini senilai 200 juta ditambah dengan kewajiban setelah akun tersebut diserahkan, jadi bukan hanya akun itu sendiri yang dibeli kan, tapi kontennya, suscribenya, dan bahkan ada kewajiban Syakir Daulay untuk mengisi konten konten selama kontrak itu. CumiWA.Still140.jpg

Dalam perjalanan waktu, ketika lagu Aisyah ini booming dan trending maka mulailah dia dengan melakukan manuver manuver bagaimana kontrak ini dibatalkan secara sepihak oleh dia. Ada beberapa indikasi pertama, dia menyangkal kalau ada kontrak, tidak ada kontrak tidak ada jual beli, yang ada hanya pinjam meminjam duit senilai 200 juta. Padahal kan jelas pada bukti yang pertama transferan 100 juta itu down payment akun pembelian akun Youtube Official Syakir Daulay. Kemudian transferan terakhir juga tertulis pelunasan akun youtube, kemudian pada saat akad jelas tertulis pembayaran senilai 200 juta dengan termin termin dan itu uangnya diterima langsung oleh orang tua nya Syakir Daulay. Itu Manuver dia yang pertama.

Kemudian yang kedua setelah manuver yang pertama mentok, mulai lagi melakukan manuver dan berusaha mempersoalkan kaitannya dengan pihak pihak yang ada dalam perjanjian. Dalam hal ini pihak Syakir Daulay diwakili oleh Kakaknya, dan melalui Orang Tuanya mereka menjadi keberatan, kenapa orang lain yang menjadi wakilnya sementara saya sebagai Orang Tua nya kan masih ada. Ya pada saat itu kami sudah menanyakan kepada mereka siapa walinya, kemudian dijawab oleh Syakir Daulay yang mewakilinya selama ini adalah Kakaknya. Kemudian surat perjanjian ini pun juga dibawa pulang sama dia untuk dipelajari oleh keluarganya cocok atau tidak sebelum ditanda tangani oleh mereka yang pada akhirnya esoknya perjanjian tersebut ditanda tangani ya dan disetujui juga surat perjanjian itu oleh Syakir Daulay ya.

CumiWA.Still138.jpg

Apa lagi yang mau dipersoalkan? Perjanjian tersebut menurut ketentuan hukum memenuhi syarat secara perdata, segala isi yang tertuang dalam perjanjian berlaku sebagai undang-undang bagi kedua belah pihak. Mau apapun itu isinya halal ya maka dari itu wajib hukumnya untuk ditaati.

Mentok langkah kedua, ada lagi cara yang dia lakukan, ketika lagu Ampunan itu di upload kemudian dia memposting status di IG dia dengan manarasikan seolah olah bukan dia yang mengupload materinya tetapi ada orang lain yang sudah membajak akun itu. Padahal kan akun ini sudah serah terima pada tanggal 7 Februari. Jadi dia mau mengarahkan kalau yang membajak Youtube Official Syakir Daulay adalah klien saya sendiri yang sudah membayar 200 juta. Itulah cara-cara yang dia lakukan untuk membatalkan kontrak itu sendiri.

Kemudian manuver selanjutnya adalah dengan alasan semua kontak handphone dan semua data dia kan tersimpan dalam email yang terdaftar di google adsense dan dia meminta pasword baru yang sudah dirubah oleh managemen kemudian karena kami atas dasar itikad baik dan saling percaya ya kemudian klien saya (Label Musik Proaktif ) kasih pasword baru. Dan ternyata diam diam dia merubah nomor rekening managemen menjadi nomor rekeningnya dia agar pembayaran adesense nya itu masuk ke rekeningnya dia, dengan alasan masalah ini masih menjadi sengketa maka dia merasa pembayarannya ini menjadi hak nya dia. Tapi ternyata ada yang dia lupa, dia merubah nomor rekeningnya tapi dia tidak merubah paswordnya. Akhirnya tim managemen berkomunikasi dengan saya dan akhirnya saya merekomendasikan ganti nomor rekeningnya dan rubah paswordnya supaya tidak bisa diakses Syakir Daulay. Akhirnya pihak mereka marah marah kenapa ganti pasword kenapa begini kenapa begitu. Ya begitu lah cara licik mereka.

33.jpg

Jauh sebelum somasi ini kita layangkan sudah berkali kali kita ajak berkomunikasi untuk mengakomodir apa sih maunya dia ini. Kemudian minta royaltinya 50 persen, ya itu tidak ada dalam dunia kerja sama itu 50-50, yang ada itu maksimum 25 persen gitu kan, kemudian akhirnya dia oke. Kemudian setelah permintaan dia kami akomodir ada lagi permintaan dia yang tidak masuk akal, pertama kami kan beli akun youtube yang bernama Syakir Daulay, subscribe nya sekian, contennya apa aja kan kita beli, kemudian mereka meminta akun Syakir Daulay ini harus ganti nama, yang kedua kontennya itu dihapus semua kecuali konten setelah lagu Aisyah ini. Jadi materi sebelum lagi Aisyah ini diminta dihapus termasuk vlog-vlog pribadinya dia. Padahal dalam surat perjanjian itu setelah dia beli itu dia harus isi vlog, jadi setelah kami beli itu harus tetap di isi ya akun youtube Syakir Daulay. Dan disaat situasi negosiasi seperti ini malah dia lagi promo lagu religi dengan perusahaan rekaman lain, padahal dari awal itu kami sudah menanyakan kepada dia itu ada tidak kerjasama dengan pihak lain, kalau ada kan tentu kami tidak berani ya. Rupa rupanya setelah timbul masalah ini barulah dia jujur kalau dia terikat dengan yang lain tapi tidak ekslusif. Kami tanya mana kontraknya dia tidak mau kasih. Ya pada akhirnya kan seolah oleh perusahaan Proaktif ini diadu domba dengan pihak lain.

Proaktif mengambil langkah hukum baik itu gugatan perdata wan prestasi di Pengadilan Negeri jakarta Selatan, maupun melaporkan Syakir Daulay ini atas dugaan pencemaran nama baik melanggar pasal 54, UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Tanggal 30 April saya menerima kuasa dari Proaktif dan tanggal 30 April juga saya melayangkan somasi kepada Syakir Daulay sebelum saya melangkah lebih jauh untuk melaporkan pidana ya. Itu pun saya berikan waktu tiga hari ya terhitung tanggal 30 April hingga dua hari kedepan dengan tujuan meminta maaf dan mengklarifikasi atas apa yang sudah dia lakukan status dia di IG nya dia. Dan itu sudah termasuk pencemaran nama baik itu. Terbukti ketika lagu Ampunan di upload maka muncul komentar yang tidak enak seperti cara makan yang tidak halal lah dan itu jadi mendiskreditkan pihak klien saya dari sisi nama baik. Nah orang ga tahu kalau akun Youtube Official Syakir Daulay ini sudah dialihkan hak nya dengan cara jual beli. Nah ini harus Syakir Daulay sendiri yang klarifikasi. CumiWA.Still141.jpg

Somasi ini akan menjadi somasi pertama dan yang terakhir. Jika somasi ini tidak ditanggapi akan langsung kami laporkan ke Polda Metro jaya dengan dugaan pencemaran nama baik melalui medsos.

Pihak cumicumi pun berusaha untuk melakukan cover both side sesuai dengan kaidah jurnalistik yang benar dengan mengklafirikasi kepada Syakir Daulay. Maka Syakir Daulay pun menjawab masalah yang sedang dihadapinya. Syakir Daulay mengakui jika dirinya sedang menghadapi masalah mengenai akun Youtube Official Syakir Daulay.

“Oh ya nah kalau untuk itu sebenarnya kita lagi perbincangkan ya ada sedikit permasalahan saja ya ada sedikit persengketaan saja yang belum selesai, dan Syakir juga sedang buat akun youtube sendiri juga ya jadi ya sudah kalau memang jadi hak pengelola ya sudah, kalau nanti balik ke Syakir ya sudah. Jadi Syakir tidak mau mempermasalahkan. Syakir hanya mau berkarya saja ga mau cari masalah ya, Jadi semoga nanti ada jalan titik keluarnya. Ujar Syakir saat menanggapi persengketaan akun youtube bernama Syakir Daulay.” Tutup Syakir Daulay.