Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Ruben Onsu Tetap Memberikan Gaji dan THR Karyawannya di Tengah Masa Sulit

CUMI CELEBS

Wabah pandemi virus corona memberikan dampak luar biasa kepada seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali juga dialami oleh Ruben Onsu. Dampak yang paling terasa adalah penutupan dua gerai bisnis pangannya.

“Sudah ada ya yang ditutup ya dua gerai. Ya mudah-mudahan tidak ada lagi ya penutupan gerai-gerai lainnya. Dari 137 gerai yang ada, dua sudah ditutup. Kenapa dua gerai itu di tutup, karena sudah tidak ada lagi yang bisa diusahakan lagi. Yang ditutup itu di daerah yang peraturannya harus dirumah semua orangnya, ya jadi saya ga bisa berbuat apa-apa.” Ujar Ruben Onsu.

b.jpg

Demi menyelamatkan bisnis nya di tengah masa sulit dan penyebaran virus corona, Ruben Onsu pun berpikir keras agar roda bisnis pangannya tidak berhenti. Maka cara dangang melalui online pun dilakukan Ruben Onsu. Hal ini Ruben Onsu lakukan karena dirinya memiliki komitmen tetap akan membayarkan gaji dan THR secara penuh tanpa dipotong.

“Sekarang saya ini bisnis saya alihkan dengan dagang online. Kenapa saya dagang secara online, karena untuk menyelamatkan karyawan saya agar tidak saya rumahkan. Jadi supervisornya yang menguatkan ke bawahnya, ayo, pasti bisa. Jadi apa yang bisa dikerjakan ya dikerjakan agar tidak dirumahkan. Jadi semuanya tidak saya kurangi gajinya. Jadi intinya masih mau kerja ga? Kalau masih kerja ayo ikutin apa yang gue perintahkan. Nah mengenai gaji dan THR karyawan saya tidak akan saya kurangi tetap gue berikan.” Ujar Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Tendean Jakarta Selatan.

Demi tetap menjalankan roda bisnis nya dan mampu membayarkan gaji karyawannya, Ruben pun harus banting tulang. Walaupun Ruben Onsu pun tak memungkiri, jika dirinya harus gali lobang tutup lobang. Hal ini dilakukan karena Ruben ingin agar karyawannya tetap dapat menerima gaji dan dapat merayakan hari raya lebaran.

“Nah sampai saat ini saya banting tulang aja dulu yang penting karyawan saya masih bisa kerja. Kalau di bisnis digital, untuk gaji dan THR karyawan saya masih usahakan tetap saya berikan. Tidak gue pungkiri, gue gali lobang tutup lobang itu pasti ya tidak mungkin ngga. Saya masih berharap mereka merayakan hari rayanya dengan baik, menjalankan ibadah Ramadhannya dengan baik. Makanya saya berharap agar kondisi ini bisa segera pulih ya.” Pungkas Ruben Onsu.

a.jpg

Ruben paham betul, jika kini di tengah wabah pandemi virus corona, banyak orang mengalami kesulitan secara ekonomi. Maka ketika Ruben bertemu dengan pedagang kecil di pinggir jalan, tak berpikir dua kali untuk membeli dagangannya.

“Makanya kalau gue ketemu di jalan ada yang nawarin dagangannya, langsung aja udah gue beli aja deh. Saya ngerti banget bagaimana keadaan mereka. Mau jual dagangan kan udah ga boleh, tapi mau bagaimana lagi mereka terpaksa kok tetap berdagang, makanya itu sih yang saya pikirin.” Lirih Ruben Onsu dengan suara getir.

Ruben tetap bertekad, di tengah keras dan sulitnya ekonomi saat wabah pandemi virus corona, bisnis nya tetap berjalan semaksimal mungkin.

“Ya saya mikirin bagaimana ya agar karyawan saya itu jangan sampai bilang ke keluarganya aduh gue udah ga kerja lagi, nah saya tuh takut banget kalau karyawan saya sampai ngomong itu. Makanya saya bilang ke adik saya, terus bilang ke bagian finance saya, ayo kita push dengan cara yang lain ya. Jadi di otak saya nih mikirnya begini, gue sebelum Ramadan harus punya uang begitu terus gue mikirnya untuk mengamankan gaji mereka.” Tutup Ruben Onsu.