Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Tanggapan Ketua Komnas Perlindungan Anak terhadap Kasus Syekh Puji : Dia Residivis Kejahatan Seksual terhadap Anak

CUMI CELEBS
Tanggapan  Ketua Komnas Perlindungan Anak terhadap Kasus Syekh Puji : Dia Residivis Kejahatan Seksual terhadap Anak

Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komnas Perlindungan Anak beberapa waktu yang lalu mendengar kabar dari Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah, bahwa seseorang bernama Syekh Puji telah melakukan dugaan tindakan melawan hukum. Kejadian yang diduga dilakukan oleh Syekh Puji pada tahun 2016 lalu sejatinya pernah dilakukan oleh Syekh Puji pada tahun 2008 silam. Maka dengan tegas, Arist Merdeka Sirait saat ditemui di Polres Jakarta Selatan Selasa 7 April 2020, mengecam tindakan yang dilakukan oleh Syekh Puji. Berikut Kronologis yang dikisahkan oleh Arist Merdeka Sirait. 2.jpg

“Kira kira tiga minggu yang lalu saya mendapat kabar dari perwakilan Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah bahwa ada seorang yang mengaku Syekh bernama Pujiyono panggilannya Syekh Puji lalu saya teringat kasus tahun 2008 bahwa dia seorang pelaku kekerasan seks yang dibungkus dengan pernikahan pada anak dan dia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan. Nah saya dapat kabar itu atas dasar pelaporan 3 dari 7 bersaudara Syekh Puji itu adik kandung dan keponakan sendiri keluarga terdekat bahwa terjadi pernikahan yang sama usia anak 7 tahun dinikahkan pada pertengahan tahun 2016. Tiga orang ini adalah saksi hidup yang menyaksikan pernikahan tersebut. Sebelum pelaporan kepada Komnas Anak juga itu katanya terjadi pelecehan pelecehan kepada santri santrinya disana. Disitulah keluarga Syekh Puji melaporkan ke Polda Jawa Tengah tapi tidak di proses karena bukti yang belum cukup. 3.jpg

Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komnas Perlindungan Anak mendesak kepada pihak kepolisian, agar segera memproses hukum atas dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Syekh Puji karena menurut Arist, layak Syekh Puji disebut residivis kejahatan seksual terhadap anak.

“Lalu selanjutnya sempat dilaporkan di Mabes Polri pertengahan Maret kemarin itu juga karena unsur bukti buktinya tidak terpenuhi itu belum ditindak lanjuti akhirnya karena desakan Komnas Perlindungan Anak kita menemukan bukti bukti dan saksi saksi lalu rekaman rekaman termasuk juga dari keluarga korban maka harusnya tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan kasus ini karena apa? karena Syekh Puji itu adalah residivis kejahatan seksual terhadap anak karena dilakukan berulang ulang dan dapat diancam hukuman seumur hidup dan bisa dikebiri dia. Mabes polri juga meminta Polda Jawa Tengah untuk meneruskan kasus ini dan Komnas Perlindungan Anak menjadi pelapor mudah mudahan dalam waktu dekat yang bersangkutan bisa dipanggil Polda Jawa Tengah. Tutup Arist Merdeka Sirait saat ditemui wartawan di Polres Jakarta Selatan. 4.jpg