Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Jenazah Pasien Positif Corona ditolak Warga, Ini Tanggapan Para Selebriti

CUMI CELEBS
Jenazah Pasien Positif Corona ditolak Warga, Ini Tanggapan Para Selebriti

Terjadi perisitiwa penolakan warga terhadap jenazah pasien positif corona yang terjadi di Kabupaten Banyumas. Penolakan tersebut dilakukan warga Desa Tumiyang Kecamatan Pakuncen sejak Rabu 1 April 2020 pukul 02.00 dini hari. Hal tersebut karena warga setempat merasa resah dengan adanya pemakaman jenazah yang terinfeksi corona. Lantaran hal itu, warga setempat menggelar aksi hingga pagi hari hingga jenazah ditempatkan ke tempat yang lain. Alhasil warga desa bergerombol untuk memblokade jalan masuk desa yang berbatasan dengan Karang Tengah Kecamatan Cilongok. Peristiwa ini pun akhirnya menuai kehebohan di dunia maya sehingga pada akhirnya viral.

1.jpg

Tak kunjung menemukan titik temu, Bupati Banyumas Achmad Husein, Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka pun pada akhirnya turun ke lokasi untuk menenangkan warga yang sudah tersulut emosi. Ketegangan antara warga dengan Bupati Banyumas hingga akhirnya kuburan jenazah positif corona itu pun kembali di bongkar dan dibawa kembali ke mobil ambulans. Sang Bupati pun pada akhirnya turun langsung memimpin pemindahan jenazah dan kembali dibawa ke mobil ambulans. Saat memimpin proses tersebut, Sang Bupati terjun langsung ke liang lahat. Terlihat Bupati Husein menggunakan alat pelindung diri, hazmat berwarna putih , lengkap dengan masker dan sarung tangan.

2.jpg

Melihat kejadian heboh yang terjadi di banyumas mengenai penolakan jenazah positif corona, para selebriti pun turut memberikan komentar atas peristiwa yang sangat memprihatinkan ini. Juliana Mochtar memberikan tanggapan bahwa orang yang sudah meninggal dunia sebaiknya di perlakukan dengan baik. “menurut aku orang yang sudah meninggal sebaiknya jenazahnya diperlakukan sebagaimana mestinya” ucap Juliana Mochtar.

3.jpg

Selain Juliana Mochtar, selebriti yang lainnya yaitu Krisna Mukti mengatakan bahwa sebaiknya masyarakat tidak perlu menolak untuk menguburkan jenazah yang terinfeksi positif virus corona. “ menurut aku, orang yang sudah meninggal meskipun terkena virus corona, masyarakat tidak perlu menolak. Namun permintaan saya, agar para petugas medis memberikan sosialisasi yang benar, bagaimana standard operasional untuk memakamkan jenazah dengan penyebab kematiannya adalah virus corona, sehingga masyarakat tidak salah informasi bagaimana semestinya memperlakukan jenazah positif virus corona” terang Krisna Mukti.

Capture6.JPG

Selain para selebriti,Gubernur Jawa Tengah , Ganjar Pranowo pun turut memberikan komentar atas kejadian memprihatinkan ini. Ganjar Pranowo mengatakan jika memang jenazah yang meninggal disebabkan karena virus corona, maka tidak diperkenankan ikut melayat. Kemudian perkenankan jenazah dengan penyebab kematian virus corona ini segera dimakamkan karena setelah dikubur, virusnya pun turut mati. “ penolakan jenazah yang kematiannya di sebabkan karena virus corona sudah merebak dimana mana, maka ikutilah prosedur yang aman, tidak ikut melayat keluarga yang ditinggalkan, kalau sudah dikubur ya selesai, virusnya mati disitu. Jangan ditolak karena akan menyebabkan sakit hati keluarga yang ditinggalkan, kedua masyarakat yang ditinggalkan akan terus mendapatkan stigma terus menerus. Jadi ikuti saja himbauan pemerintah jangan ditambah lagi rasa sakit hati mereka” terang Ganjar Pranowo.

5.jpg