Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Pendapat Soal Lockdown, Detri Warmanto: Menurut Pandangan Saya Belum Siap

CUMI CELEBS
Pendapat Soal Lockdown, Detri Warmanto: Menurut Pandangan Saya Belum Siap

Kebijakan lockdown di sejumlah daerah di Indonesia sudah diterapkan. Namun Detri Warmanto punya pendapat beda. Menurutnya, Indonesia khususnya Jakarta belum siap jika harus diterapkan lockdown.

detri-warmanto7.jpg

Daripada lockdown katanya, aturan social distancing dan physical distancing harus dipatuhi untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia.

“Kalau pemerintah sudah ngambil bahwa memerintahkan social distancing. Tapi begini, beberapa dokter mengatakan bukan social distancing tapi physical distancing, jaga jarak fisik. Jadi memang arti-arti begitu harusnya maknanya tahu,” ucapnya saat berbincang dengan cumicumi.com melalui sambungan telepon.

BACA JUGA, Hasil Rapid Test Negatif Corona, Begini Cara Detri Warmanto Tingkatkan Imunitas Tubuh

“Kalau lockdown menurut pandangan saya belum siap. Wuhan di-lockdown karena pemerintah bisa mendistribusikan dan mensubsidi. Nggak usah bicara subsidi, tapi penangan saja deh. Rapid test deh, saya saja didemo, kok enak saja duit orang, kanan kiri, kanan kiri semua, habis saya digituin. Saya serba salah. Dari awal mem-blow-up dan itu nggak ringan, beban mental buat saya. Risiko yang saya hadapi semua tahu akhirnya sikap yang saya ambil minimal bisa bermanfaat bagi orang banyak,” lanjutnya.

detri-warmanto1.jpg

Rapid test yang dijalani Detri memang sempat jadi bahan omongan. Banyak yang menduga Detri bisa rapid test karena memiliki istri anak pejabat. Sebelum opini semakin melebar, istri Detri buru-buru memberikan klarifikasi di media sosial.

"Bismillah. Karena msh byk yg nanya aku ttg rapid test kmrn, aku coba jelasin lagi yaaa.... aku kmrn ga beli alat ini, aku dapet dr dinkes...kenapa aku bs dpt? krn aku dan keluarga ada kontak langsung dgn orng yang sudah positif COVID-19," tulis Karunia Putripari Cendana atau Uni di Instagram Story, Kamis (26/3).

detri-warmanto5.jpg

"Jadi memang yg aku tonton di berita barusan, saya coba mengutip dr bok @ridwankamil seperti di jawa barat memang test ini bukan utk semua tp diprioritaskan khusus utk 3 golongan," imbuhnya.

"Keluarga aku dapet test ini bukan krn keluarga pejabat, krn di rumah ada 3 orang yang positif, dan kita ga tau dpt manaa... di rumah banyak anak kecil, akupun hamil, orang tua aku usia udah di atas 50 tahun. Yg aku dgr dan lihat pemerintah sedang mengupayakan utk mendatangkan byk alat rapid test ini kok, tapi emang kayanya bukan utk semuaa tapi ada syarat2nya... Semoga membantu yaa. Terima kasih,” tutupnya. O gun/vin