Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Hasil Autopsi Zefania Ditemukan Patah Tulang, Arya Claproth Anggap Wajar

CUMI CELEBS
Hasil Autopsi Zefania Ditemukan Patah Tulang, Arya Claproth Anggap Wajar

Hasil autopsi jenazah Zefania sudah keluar, namun polisi belum menjelaskan secara gamblang. Polisi hanya mengatakan ditemukan patah tulang dan sendi pada jenazah putri Karen Pooroe dan Arya Claproth itu. Mengenai penemuan patah tulang, Arya sebagai ayah menganggap wajar.

pengacara-arya1.jpg

“Saya belum dapat keterangan resmi, cuman hal ini kalau benar logikanya begini, kaki patah jatuh dari lantai 6 wajar dong. Yang nggak wajar itu adalah statemen-statemen dari Karen dan keluarga dan penasihan hukum yang menyatakan anak ini mulus seperti putri yang sedang tertidur. Salah nggak? Salah,” tegas kuasa hukum Arya, Andreas Nahot Silitonga, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/3).

Sebelumnya Tiara, pengasuh Zefania yang juga memandikan jenazah, mengatakan bahwa tak menemukan luka yang dinilai cukup parah pada tubuh bocah 6 tahun itu.

“Harus dipertanggung jawabkan karena dengan status itu sudah membuat orang berpikir anak ini dibunuh, ternyata ada patah tulang. Prihatin saya,” sambung Andreas.

BACA JUGA, Muak Tudingan Kematian Janggal Putrinya, Arya Satria : Serangan-Serangan Ini Untuk Tutupi Aib

Selain muncul dugaan pembunuhan, ada pernyataan yang menganggap bahwa Arya lalai menjaga Zefania sehingga anak itu jatuh dari lantai 6 sebuah apartemen.

“Beda lagi urusannya. Masalah kelalaian itu biarlah pihak penyidik yang menyimpulkan. Cuman kan kita bicara bukan bicara katakanlah seorang toodler, bayi yang masih merangkak, kalau diletakkan di meja tanpa pengawasan kemungkinan lalai. Tapi kalau Zefi sudah berumur 6 tahun, dia sudah bisa lari, loncat, buka pintu, melakukan hal-hal yang orang dewasa lakukan dengan pertimbangan anak kecil,” tandasnya.

Sementara itu, Karen tak mau banyak bicara mengenai hasil autopsi anaknya. Selain karena belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, ia juga masih menanti proses selanjutnya hingga kebenaran terungkap.

karen2.jpg

“Belum dapat hasil, tapi baru info saja. Kita kalau dapat informasi jangan setengah-setengah. Dan itu kan akan dituangkan dalam BAP. Daripada saya komentar saya salah, itu kan bahasanya bahasa kedokteran. Nanti dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara akan kasih keterangan. Dan itu kalau mereka akan rilis. Nggak juga tenang, harus sampai persidangan juga. Karena saya mau tahu apakah dia sendiri sama ayahnya saja atau ada orang lain. Kejadiannya gimana. Saya mau tahu detik per detik. Sangat nggak tenang sampai semuanya terungkap,” terang Karen ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (10/3). O gun/vin