Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Arya Claproth Masih Tutup Mulut Soal Kematian Anak, Karen Pooroe: Namanya Pengecut!

CUMI CELEBS
Arya Claproth Masih Tutup Mulut Soal Kematian Anak, Karen Pooroe: Namanya Pengecut!

Karen Pooroe mengaku sudah malas bertemu Arya Claproth, yang masih tutup mulut soal kematian putrinya, Zefania. Karen sepertinya lelah menghubungi pihak Arya yang hingga detik ini enggan mengungkap kronologi jatuhnya Zefania dari apartemen lantai enam.

arya3.jpg

“Kalau untuk bertemu Arya malas juga. Sampai hari ini nggak ada kejelasan. Yang saya mau tahu kenapa dia tidak berani mengabarkan saya tentang meninggalnya anak saya,” ucapnya di Polres Jakarta Selatan, Jumat (21/2).

“Saya malas komentar. Terserah mau mengungkap atau tidak, biar polisi saja. Kalau dia tidak mau bicara sama saya, sampai pada saatnya teman-teman bisa menilai sendiri, seorang bapak punya anak, dia tidak memberikan satu kata pun dari mulutnya tentang kronologi apa yang terjadi sebenarnya,” sambungnya.

BACA JUGA, Soal Tudingan Tinggalkan Jenazah Zefania dan Masuk RS Jiwa, Begini Jawaban Arya Claproth

“Kenapa mereka nggak berani buka suara? Telepon kek, berarti itu namanya pengecut, maaf,” lanjut Karen penuh emosi.

Arya memang tak muncul saat pemakaman hingga jenazah anaknya diautopsi. Begitu juga ketika hendak dipertemukan dengan sejumlah saksi atas laporan Karen soal dugaan penganiayaan, Arya malah mangkir.

karen5.jpg

“Jadi pemeriksaan hari ini terkait laporan Karen November kemarin, yaitu melaporkan Arya sama keluarganya, sama ayahnya terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan. Barusan yang dihadirkan beberapa saksi, disinkronkan antara pelapor dan beberapa saksi. Semua yang diperiksa dalam perkara ini ada 10 orang, tinggal ada dua saksi lagi sama tiga saksi yang akan kita lakukan, sama beberapa bukti kita ajukan lagi. Mudah-mudahan diberikan kelancaran ke depannya dan apa yang diharapkan oleh kita perkara ini segera naik, khususnya klien kami mendapat keadilan. Karena klien kami tidak akan diam dan membiarkan apapun yang sifatnya menimpa dia terkait pelanggaran hukum tindak pidana yang dilakukan mantan suaminya. Pelaku tidak satu orang. Lebih dari satu orang, terlepas yang terlibat ada beberapa, nanti kepolisian yang menentukan,” tandas Acong Latief, kuasa hukum Karen. O gun/vin