Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Soal Tudingan Tinggalkan Jenazah Zefania dan Masuk RS Jiwa, Begini Jawaban Arya Claproth

CUMI CELEBS
Soal Tudingan Tinggalkan Jenazah Zefania dan Masuk RS Jiwa, Begini Jawaban Arya Claproth

Arya Claproth diduga meninggalkan jenazah Zefania di rumah sakit dan tak mengeluarkan biaya sepeser pun untuk proses pemakaman putri Karen Pooroe itu. Arya juga disebut-sebut pernah dirawat di rumah sakit jiwa selama empat tahun karena gangguan mental.

arya1.jpg

Mengenai berbagai tudingan miring yang sangat memojokkan itu, Arya yang diwakili kuasa hukum akhirnya angkat bicara. Ia membantah menelantarkan jenazah Zefania dan minta pihak Karen membuktikan bila memang dirinya pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

“Itu tuduhan-tuduhan sudah banyak terutama mengenai jenazah ditinggal. Sebenarnya nggak seperti itu. Pihak rumah sakit karena peristiwa kecelakaan, untuk mengeluarkan jenazah harus ada keterangan dari pihak kepolisian, polisi harus mengetahui, itu yang dilakukan Arya. Arya datang ke Polres menceritakan dengan tujuan polisi cek TKP, nanti menandatangani form juga. Tindakan selanjutnya dilakukan autopsi bila diperlukan. Arya di Polres, Zefi nggak ditinggal. Ada keluarga stay di rumah sakit. Polisi datang, jenazah baru keluar dari Rumah Sakit Mayapada,” jelas Andreas Nahot Silitonga, saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

BACA JUGA, Arya Claproth Mengaku Pakai Headset Saat Zefania Jatuh, Keluarga Karen Pooroe Tak Percaya

“Dipindah karena autopsi bisa dilakukan di Rumah Sakit Fatmawati, karena pemikiran sampai sejauh itu,” sambungnya.

arya2.jpg

Lantas, bagaimana dengan kabar Arya pernah dirawat di rumah sakit jiwa?

“Tidak pernah, itu gampang sekali dibuktikan. Tinggal ditanya rumah sakit yang dimaksud. Tuduhan sudah sangat mencemarkan nama baik Arya. Dan ini bukan informasi yang sulit didapat, apalagi sudah ada polisi di sini. Polisi tinggal datang, mana file-nya. Ini bahayanya, kalau tidak terbukti ada konsekuensi hukum dan itu menjadi hak yang dirugikan untuk ambil langkah hukum. Kita belum bicara jauh karena masih berkabung,” tandas Andreas. O gun/vin