Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Pertanyaan Pengacara Trio Ikan Asin Bikin Fairuz A Rafiq Tertekan Hingga Pingsan

CUMI CELEBS
Pertanyaan Pengacara Trio Ikan Asin Bikin Fairuz A Rafiq Tertekan Hingga Pingsan

Fairuz A Rafiq pingsan pasca memberikan keterangan kesaksian atas kasus video ikan asin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/1). Bukan tanpa alasan Fairuz mendadak tak sadarkan diri, rupanya ia tertekan saat mendengar berbagai pertanyaan dari pengacara Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua.

“Iya jadi memang sidangnya hari ini kan memintai keterangan daripada Fairuz dan kita lihat tadi bahwa Fairuz sudah memberikan keterangan sebenar-benarnya seperti apa yang dia ketahui. Memang sedikit ada tekanan yang dirasakan oleh Fairuz. Karena ada beberapa pertanyaan yang menurut Fairuz dari kuasa hukum terdakwa itu terlalu menyudutkan dia sebagai korban dan ulang-ulang terus. Wajar kalau Fairuz merasa ada tekanan dan akhirnya teman-teman lihat sendiri sampai pingsan,” ujar penasehat hukum Fairuz, Minola Sembayang.

fairuz5.jpg

Menurut Minola, seharusnya kuasa hukum terdakwa tidak perlu menanyakan hal-hal di luar konteks dari persidangan. Karena sebenarnya konteks sidang adalah undang-undang informasi transaksi elektronik yang isinya adalah barang siapa yang mendistribusikan sehingga dapat diaksesnya suatu informasi yang ada unsur pencemaran nama baik, maka dihukum.

BACA JUGA, 5 Momen Fairuz A Rafiq di Sidang Trio Ikan Asin, Awalnya Menangis dan Akhirnya Pingsan

“Sementara kuasa hukum tadi terlihat memang mereka terlalu mengejar kepada hal seperti itu, mnegulang-ulang hal seperti itu termasuk di mana dibuatnya, di mana di-upload-nya, di mana akunnya, itu memang di luar pengetahuan Fairuz sampai laptopnya ditanyain, komputer ditanyain,” lanjut Minola.

fairuz3.jpg

Dengan pertanyaan-pertanyaan itu, keluarga Fairuz sangat keberatan. Akibatnya, ibu dua anak itu jadi tertekan dan psikisnya terguncang.

“Ya masih keberatan ini keluarganya karena artinya pertanyaan-pertanyaan itu tidak signifikan dengan konteks perkaranya. Yang tidak perlu dipertanyan, dipertanyakan jadi keluarga berpikir bahwa ini pertanyaan sengaja memberikan tekanan ingin mempermalukan Fairuz dalam persidangan. Nah, tapi itu teman-teman bisa melihat di dalam tadi persidangan,” tutupnya. O ian/nov