Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Usia 18 Bulan Mata Anak Minus 9 dan 7, Cynthia Lamusu Sempat Tak Percaya

CUMI CELEBS
Usia 18 Bulan Mata Anak Minus 9 dan 7, Cynthia Lamusu Sempat Tak Percaya

Mata anak Cynthia Lamusu, Bima mengalami minus 9 dan 7. Diakui istri Surya Saputra itu, dirinya tidak percaya putra kesayangannya itu bisa mengalami hal tersebut. Karena selama kehamilannya, kedua janinnya berkembang dengan sangat baik.

Cynthia Lamusu 1.jpg

“Jadi kalau bayi prematur screening banyak sekali. Itu yang harus dilakukan. Itu yang saya selalu sharing. Saya juga selalu konsultasi dan disampaikan kalau punya bayi prematur jangan ditunda kalau mau screening organ-organ yang memang itu sangat penting. Bayi yang sebenarnya waktu lahir itu belum saatnya, belum matang dengan sempurna sehingga perlu dilakukan pengecekan sehingga bisa tahu ada masalah atau tidak. Salah satunya adalah screening mata. Alhamdulilah screening mata Tatjana dan Bima di usia 2 minggu, Tatjana nggak apa-apa. Tapi Bima yang terdeteksi alami AP ROP. Itu kondisi dari risiko yang terjadi bila bayi prematur. Tapi tidak semua bayi prematur kena ROP. Untuk Bima ROP bukan yang biasa tapi ROP jenis lebih aktif. Tapi Alhamdulillah karenascreening tepat waktu sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tak terjadi. Karena kalau tidak ditindak segera risiko kebutaan,” cerita Cynthia saat ditemui di Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA, Anak Kembar Sudah Lancar Bicara, Surya Saputra dan Cynthia Lamusu Ajak Nyanyi Bareng?

“Awalnya tidak percaya pas didiagnosa pakai kacamata di usia 18 bulan. Setelah divonis AP ROP memang secara berkala periksa, pas di usia 18 bulan akhirnya baru terdeteksi dia memerlukan kacamata. Minus 9 sama 7. Cukup besar makanya saya nggak percaya. Karena nggak pernah ada masalah. Jalan nggak nabrak atau apa, ngambil barang nggak salah. Makanya pas awal dokter vonis itu sempat bingung, cari second opinion dari dokter lain, tapi ternyata hasilnya memang harus begitu,” lanjutnya.

Cynthia Lamusu 2.jpg

Karena sudah tahu di awal, Cynthia segera mengobati mata putra kesayangannya itu. Dan kini, Bima mulai terbiasa memakai kacamata.

“Kami dikasih dua pilihan ada laser atau suntik. Kami milih konsultasi yang terbaik akhirnya dipilih suntik di bola mata. Kondisinya Alhamdulillah semakin nyaman pakai kacamatanya. Kan sekarang ada teknologi lasik ya. Nanti kalau sudah besar Insya Allah bisa. Tapi gimanapun saya tetap sabar. Karena tergantung kondisi anak-anak. Punya bayi prematur kita orang tua harus sedikit ekstra. Kata dokter juga bayi prematur itu selain screening kita harus memantau lebih ekstra,” tandasnya. O nov