Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

27 Tahun Bersama, Maudy Koesnaedi Sedih Kisah Cinta Si Doel Akhirnya Berakhir

CUMI CELEBS
27 Tahun Bersama, Maudy Koesnaedi Sedih Kisah Cinta Si Doel Akhirnya Berakhir

Kisah cinta si Doel yang diperankan Rano Karno akhirnya berakhir. Di simpul inilah emosi Maudy Koesnaedi sebagai Zaenab begitu terkuras. Bukan karena siapa pilihan si Doel, melainkan kebersamaan mereka selama 27 tahun saat syuting dan kerja bareng akhirnya selesai sudah.

maudy-koesnaedy1.jpg

“Sedih, mengharukan iya. Tapi ini sebuah apresiasi bahwa sejak pertama saya terjun ke dunia sinema entertainment lewat si Doel. Tidak pernah berpikir bahwa akan berakhir sampai hampir 27 tahun, bahwa masih dikasih kesempatan dan mendapat respon luar biasa,” ucap Maudy saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/12).

“Waktu syuting nggak berasa sedih karena kita ngerasanya dalam hidup sehari-hari nggak ada akhirnya, nggak akan ada berpisah. Tapi kehidupan kita akan tetap berjalan. Ketika lihat filmnya, posternya saja saya sedih karena sadar, wah perjalanan berkaryanya, bekerja sama, syuting sama-sama akhirnya sampai di titik ini,” lanjutnya.

BACA JUGA, Heboh Tagar #TeamSarah dan #TeamZaenab, Ini Komentar Cornelia Agatha dan Maudy Koesnaedi

27 tahun memang bukan waktu sebentar. Selama puluhan tahun pula Maudy berkarier di dunia hiburan. Wajar jika wanita satu anak itu merasakan kesedihan mendalam lantaran perjalanan cinta lawan mainnya di sinetron dan film akhirnya memasuki babak akhir.

“Si Doel itu titik saya kecebur ke dunia entertainment. Kalau nggak ada si Doel saya nggak ada di sini. Mungkin saya akan melanjutkan sekolah ke luar negeri. Sampai akhirnya Doel memberikan pengalaman baik, pembelajaran terbaik. Meski saya paling muda, semua tokoh membantu saya, melindungi, kalau salah dimarahi juga,” ucap Maudy.

maudy-koesnaedy3.jpg

“Saya berharap apapun nanti ending-nya, gimanapun Bang Doel pilih siapa, saya berharap bisa diterima sebagai karya, cerita dengan perjalanan sejarah yang panjang, suka duka banyak, kehilangan banyak tokoh, hadirnya tokoh baru, saling melengkapi. Dan saya rasa ini perlu diapresiasi,” tandasnya. O ian/vin