Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Usai Sidang Dakwaan, Pengacara Pablo Benua Ungkap Dua Keberatan

CUMI CELEBS
Usai Sidang Dakwaan, Pengacara Pablo Benua Ungkap Dua Keberatan

Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar akhirnya menjalani sidang dakwaan setelah tiga bulan di penjara. Namun baru sekali menjalani sidang, tim kuasa hukum trio ikan asin itu sudah melayangkan eksepsi alias keberatan.

pablo-benua-7.jpg

“Bahwa tadi sama-sama kita melihat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum. Dakwaan menurut kami adalah dakwaan borongan. Kenapa dakwaan borongan, karena mulai dari kesatu, kedua, ketiga semua redaksinya sama, pasalnya berbeda. Sehingga dari pasal berbeda ini menurut kami bahwa mekanisme menyusun dakwaan tidak seperti itu, harus perbuatan hukumnya berbeda jangan disamakan. Ini sama redaksi semua, pasalnya berbeda kenapa nggak dikumpulin semua. Makanya itu keberatan kami nomor satu,” kata kuasa hukum Pablo, Insang Nasrudi saat ditemui di Pengadilan Jakarta Selatan, Senin (9/12).

Tak hanya itu, mereka juga keberatan dengan lokasi persidangan trio ikan asin di Pengadilan Jakarta Selatan. Menurut mereka seharusnya di Bogor, Jawa Barat, lantaran pembuatan video ikan asin di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA, Pablo Benua Dikawal Bodyguard, Galih Ginanjar Tanpa Ditemani Kumalasari

galih-ginanjar-8.jpg

“Yang kedua, barang bukti ditangkap di Sentul, lokasinya mana? Jawa barat dong, kabupaten Jawa Barat. Kemudian dibuat videonya di mana? Di sentul, lokasinya di mana? Di Jawa Barat. Kemudian lagi semua masalah peristiwa pidana juga adalah di Jawa Barat, kenapa di Polda? Kenapa disidang di Jakarta Selatan? Tidak sesuai itu kalau kemudian lagi menyangkut masalah di dalam dakwaan kita juga mendengar sama-sama bahwa saudara Jaksa Penuntut Umum mengatakan alamatnya di Jakarta Selatan. Kami juga pegang berkas kok ada 23 saksi, gue buka di sini ada 23 saksi,” paparnya.

Jika kuasa hukum tidak terima dengan dakwaan, Pablo, Rey, dan Galih justru kecewa dengan ditundanya persidangan berikutnya selama satu bulan. Penundaan malah membuatnya semakin lama di penjara.

“Tidak ada kata, kecewa lah,” kata Pablo. O ian/nov