Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Jeremy Thomas Resmi Jadi Tersangka Atas Kasus Penipuan Vila di Bali, Begini Tanggapan Pelapor

CUMI CELEBS
Jeremy Thomas Resmi Jadi Tersangka Atas Kasus Penipuan Vila di Bali, Begini Tanggapan Pelapor

Jeremy Thomas resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan vila di Bali. Ini tentu menjadi kabar bagus untuk Alexander Patrick Morris, pelapor dari kasus tersebut. Pasalnya, ia sudah 5 tahun menunggu proses hukum tersebut.

"Saya beri apresiasi setinggi-tingginya, karena pada akhirnya misteri penipuan Rp 45 miliar di Ubud, Bali terungkap dan akan segera disidangkan," ujar kuasa hukum Patrick, Ida Bagus Putu Astina saat saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/11).

jeremy-thomas-2.jpg

Ida mengungkapkan bahwa sebenarnya kasus tersebut sudah lama bergulir. Tetapi karena Patrick seorang WNA, jadi proses hukum ini mengalami keterlambatan hampir lima tahun. BACA JUGA, Jadi Tahanan Kota Kasus Penipuan, Ini Pesan Penting Jeremy Thomas

Sengketa vila ini berawal dari Jeremy yang mengaku telah menjualnya tanpa ada transparansi pada Patrick selaku pemegang hak sewa konversi tanah. Ida menjelaskan bahwa vila tersebut senilai Rp 45 miliar, tetapi Jeremy telah menjualnya dengan harga Rp 17 miliar.

"Tahun 2016 itu Villa Kirana di-pay stole sama Patrick nilainya Rp 45 milyar. Tapi entah benar atau tidak, Jeremy dia menjual dengan harga Rp 17 milyar. Kan cuma dia yang tahu," cerita Ida.

jeremy-thomas-2.jpg

Namun, hasil penjualan vila itu tidak sampai ke tangan Patrick. Hingga akhirnya kasus ini sempat bergulir di Pengadilan Negeri Gianyar, Bali. Dan pria asal Australia ini dinyatakan sebagai pemilik sah hak sewa konversi tanah atas vila tersebut.

"Putusannya adalah PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli), AJB (Akta Jual Beli), semua perjanjian dibatalkan oleh majelis hakim dan kembali ke sewa konversi. Karena sewa Patrick masih berjalan, 30+30 tahun, sama 60 tahun, berarti 120 tahun berjalan. Jadi jelas UU Agraria, selama sewa masih berjalan belum berakhir," jelasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan penipuan vila ini telah bergulir di Polda Metro Jaya dan telah diserahkan ke pihak Kejaksaan. Dan kini, Jeremy sudah ditetapkan sebagai tahanan kota setelah resmi menjadi tersangka sejak Agustus 2017 lalu.O nov