Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Irish Bella Kontraksi Hingga Pendarahan dan Berujung Bedrest di Rumah Sakit

CUMI CELEBS
Irish Bella Kontraksi Hingga Pendarahan dan Berujung Bedrest di Rumah Sakit

Usia kehamilan sudah memasuki 6 bulan, Irish Bella alami pendarahan. Istri Ammar Zoni yang niatnya hendak periksa kandungan itu mendadak alami kontraksi hingga harus dipaksa rawat inap di rumah sakit.

Ibel-1.jpg

“Nggak nyangka malam-malam lagi tenang habis check-up sama dokter lihat perkembangan si debay kembar eh malah disuruh rawat inap untuk bed rest. Habis cek USG, tiba-tiba out of no where terjadi pendarahan yang cukup banyak dan perut aku kontraksi (lumayan sering hampir 5 menit sekali) langsung deh dipaksa dari untuk dirawat dan diobservasi penyebabnya,” tulis Irish Bella di akun Instagram, Rabu (11/9).

Aditya Zoni selaku adik Ammar Zoni mengaku bahwa kondisi Irish Bella baik-baik saja. Ammar juga menyatakan bahwa kondisi istrinya baik-baik saja. Walau khawatir, sebagai suami Ammar harus tetap tenang.

BACA JUGA, Mantap Berhijab, Begini 5 Cerita Hijrah Irish Bella Jemput Hidayah Saat Hamil

“Kak Ibel nggak apa-apa kok Alhamdulillah. Kak Ibel cuman check-up rutin biasa saja. Tapi nggak tahu kemarin sempat ke rumah sakit kan pas nanya Ammar nggak apa-apa kok. Ya khawatir pasti khawatir, tapi kita juga harus tenang,” ucap adik Ammar, Aditya Zoni ditemui di Jakarta Timur.

Ibel-2.jpg

Hamil perdana, Irish Bella mengaku kerap merasakan kontraksi hebat dari calon janin kembarnya. Namun Ibel anggap itu hal biasa. Karena sering alami kontraksi, maka dokter meminta Ibel bedrest di rumah sakit.

Karena ini kehamilan pertama and most of the time i have no clue what’s going on. Ternyata kalau perut kencang itu artinya kontraksi dan aku baru tau dong, aku pikir itu hal yang wajar. Turns out memang belakang ini aku sering banget kontraksi tapi gak di rasa. So harus bed rest deh sambil observasi apa penyebabnya. Doain ya guys semoga debaynya baik-baik saja dan aku bisa segera pulang,” harap Ibel. O ana/berbagai sumber