Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Enam Bulan di Penjara, Mandala Shoji Hafal 5 Juz Alquran

CUMI CELEBS
Enam Bulan di Penjara, Mandala Shoji Hafal 5 Juz Alquran

Divonis tiga bulan penjara atas kasus pelanggaran pemilu, Mandala Shoji akhirnya bebas setelah menjalani masa hukuman enam bulan. Selama menjadi warga binaan, banyak perubahan positif yang ditunjukkan Mandala, salah satunya rajin mengaji hingga hafal 5 juz Alquran.

mandala1.jpg

“Sebenarnya orang membayangkan kondisi seorang napi di dalam menderita atau sangat sengsara, cuman saya melihat Mandala dari cerita dia sebaliknya. Dia lebih banyak waktu mendalami agama selama ini, menjadi basic dari kejiwaan Mandala. Dia sudah hafal 5 juz, membaca Alquran dengan benar mengetahui banyak ilmu terkait agama. Saya pikir gambaran orang di penjara itu tidak terdapat dalam Mandala,” cerita Aria, paman Mandala saat ditemui di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Semakin religius, artinya Mandala banyak mendalami ilmu agama selama enam bulan di penjara. Saking religiusnya, Mandala dipanggil ustaz oleh warga binaan lain.

BACA JUGA, Mandala Shoji Masuk Penjara, Istri Bantah Suaminya Pernah Jadi Buronan

“Betul. Dia banyak dimintai nasihat mengenai agama dan dia juga belajar kepada orang yang lebih mengerti. Proses belajar mengajar dalam ilmu agama terjadi selama 6 bulan belakangan. Ini menurut Om anugerah dia ada di dalam,” ucap ayah penyanyi Tiffany Kenanga itu.

Akhirnya Rabu (7/8) Mandala bebas, keluarga tentu menyambut bahagia. Ke depannya, keluarga berharap Mandala tak kembali ke dunia politik dan menekuni industri kreatif, mengingat Mandala memiliki bisnis rumah produksi.

keluarga-mandala1.jpg

“Gini, ini sangat dilematis ya. Artinya saya sebagai orang yang lebih tua dari dia, Om menganggap sudahlah, ada ranah lain yang bisa memperjuangkan apa yang diinginkan. Tapi apabila Mandala menginginkan, kita support karena niat baik. Om secara pribadi tidak menyarankan, cukup berjuang di bidangnya di film dengan mendalami konten kreativitas, itu lebih baik dan save. Sama, mereka (keluarga) tidak menyarankan untuk kembali ke dunia politik karena jelas konsekuensi dialami secara financial juga, karena politik Indonedia butuh dana. Lebih utamanya financial,” tandasnya. O gun/vin