Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Korban Penipuan Rugi Setengah Miliar, Begini Cara Pablo Benua Tawarkan Kerja Sama

CUMI CELEBS
Korban Penipuan Rugi Setengah Miliar, Begini Cara Pablo Benua Tawarkan Kerja Sama

Diam-diam Pablo Benua lakukan tindakan krinimal yang merugikan banyak orang. Belum selesai kasus video ikan asin, Pablo harus dihadapkan dengan masalah baru, yakni dugaan penipuan. Korban angkat bicara, ternyata begini cara Pablo tawarkan kerja sama.

korban-pablo-benua.jpg

“Itu sistem hak guna pakai (HGP) untuk mobil. Jadi saya, cabang nanti sebagai perpanjangan tangan dari pusat untuk fasilitasi siapa saja yang pengen menggunakan HGP, nanti saya yang mendistribusikannya. Siapa yang mau HGP mereka harus bayar 55 persen dari OTR yang ditentukan perusahaan. Katakan harga mobil Rp 100 juta. Mereka harus bayar Rp 54 juta. Itu untuk hak guna pakai 3 tahun. Tahun pertama kita bayar 10 persen dari OTR-nya. Kalau harga Rp 100 juta kita cuma bayar Rp 10 juta tahun kedua, ketiga sama. Tahun ketiga deposit kita yang 54 persen tadi kembali. Tertarik dong. Artinya mobil kita pakai 3 tahun cuma bayar 30juta,” cerita korban, Pieter Ola korban saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/7).

BACA JUGA, Dirugikan Gara-gara Video Ikan Asin, Galih Ginanjar Laporkan Pablo Benua dan Rey Utami?

“Saya Oktober buka, Desember OJK merilis itu investasi bodong. Kita lalu menelusuri kembali ternyata aktanya tak terdaftar Kemenkumham, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan NPWP tak terdaftar, bahkan KTP-nya juga palsu. Sehingga kita memutuskan untuk melapor ke Bareskrim Polri,” lanjut Pieter.

rey-utami-1.jpg

Memilih menyelesaikan masalah lewat jalur hukum, korban memang alami banyak kerugian. Pieter pribadi harus kehilangan yang mencapai Rp 500 juta.

“Saya Rp 500 juta. Yang lapor kan berempat. Saya cabang Kupang, kemudian Samarinda, Banjarmasin, dan Madiun. Yang lebih tinggi Madiun, sudah lepas 20-an mobil diangka Rp 4 M. Total 4 cabang ini Rp 5 miliyar lah. Itu baru 4 cabang, sedangkan kita ada sekitar 30 cabang. Itu satu, dan tiap ada marketing yang gabung harus bayar 1,250 artinya ketika dia gabung dapat untung, dia jual mobil dia dapat fee. Kalikan saja 1000 orang (karyawan),” tandasnya. O gun/nov