Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Lepas dari Jeratan Narkoba, Andika Babang Tamvan: Yang Bandar Ditembak Saja!

CUMI CELEBS
Lepas dari Jeratan Narkoba, Andika Babang Tamvan: Yang Bandar Ditembak Saja!

Andika Babang Tamvan pernah terjerat kasus narkoba dan menjalani proses rehabilitasi. Tentu saja tidak mudah bagi pria tersebut untuk bisa benar-benar terlepas dari obat-obatan terlarang. Menurutnya, proses rehabilitasi sangat penting bagi pemakai yang baru mencoba-coba.

andika.jpg

“Sebenarnya kalau kita mau berobat di mana saja, kalau kitanya dari awal direhab nggak niat, makanya akan repot kita berhenti. Direhab itu yang tadinya kita di luar, porsinya di luar makannya sedikit, direhab itu buat rutin sehari 3 kali. Bahkan tambahan buah-buahan konsumsi. Kalau di luar orang habis pakai nggak doyan makan, kurus badannya,” ujar Andika di Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).

BACA JUGA, Banyak yang Lebih Ganteng, Babang Tamvan Andika Bingung Sering Dijadikan Pacar Setingan

“Yang kedua, misalnya kita ngerokok sehari dua bungkus, direhab itu dihentiin dia. 5 batang itu kalau dia punya masalah hilang, sisa 4, nggak disiplin hilang lagi 3. Dia misalnya tidur, lalai dalam pekerjaan hilang 2. Mandi kurang cepat, itu kan pakai waktu semua. Gue direhab itu mandi pakai waktu. Kadang-kadang masih sabunan, harus baris gitu kan. Itu kita belajar benar-benar, akhirnya setelah gue keluar dari rehab gue nggak ngerokok malah,” lanjutnya.

Menurut Andika, jika ingin memberantas narkoba maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menghilangkan para bandar narkoba.

andika1.jpg

“Gue masuk penjara nggak sekali, dua kali. Jadi menurut gue balik lagi ke niat sama yang kedua, buat seorang pemakai, gue harap pemerintah lebih baik direhab deh. Karena mereka sebenarnya korban, kalau sudah bandar tembak mati saja, itu yang rusaknya. Jadi kalau masalahanya, kalau beberapa temen yang barang buktinya nggak lebih dari 1 gram atau setengah gram atau se-ons, jangan lah dimasukin penjara. Kasihan. Mereka nggak akan berubah, nambah parah, depresi,” tutup Andika. O gun/edi