Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Bikin Sayembara Demi Uang Kembali, Lucky Hakim Tak Terima Dituduh Cemarkan Nama Baik

CUMI CELEBS
Bikin Sayembara Demi Uang Kembali, Lucky Hakim Tak Terima Dituduh Cemarkan Nama Baik

Lucky Hakim bersama mantan istrinya, Tiara Dewi membuat sayembara bagi orang yang menemukan alamat Dini atau membawa orangnya langsung, akan diberikan uang. Sayembara dilantaran karena Lucky dan Tiara ditipu oleh Dini. Namun sayembara ini malah membuat Lucky dituduh melakukan pencemaran nama baik.

Lucky-hakim-2.jpg

“Ada surat pernyataan, dia lakukan ini dan punya bisnis bukan sama saya saja. Ada surat saya punya direktur, 1 November 2018 saudara Dini di Kementerian Perdagangan, dia ditangkep sama sekuriti, dia dikejar sama orang. Dia didesak untuk membayar hutang-hutangnya. Bu Dini digerebek di situ dan diminta untuk membayar hutang-hutangnya. Totalnya itu Rp 5,6 M. Saya nggak tahu alasannya kenapa dia sampai utang,” ujar Lucky saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/2).

“Saya ingin uang saya kembali, jangan malah melaporkan saya pencemaran nama baik. Saya lakukan sayembara, berdasarkan laporan polisi. Saya lapor karena susah cari orang ini,” lanjutnya.

BACA JUGA, Peringatkan Pelaku Penggelapan Uang, Lucky Hakim Berikan Ancaman Menakutkan?

Gusti Randa sekalu komisaris perusahan milik Lucky Hakim mengatakan bahwa laporan yang Dini layangkan bisa dibilang palsu.

“Komisaris perusahaan saya, owner-nya Lucky. RAP punya masalah sama Dini. Saya pun terlibat di sini. Sehingga terjadi perdamaian. Ketiga, kita tahu Dini melaporkan saudara Lucky. Poin ketiga ini jadi persoalan. Apa persoalannya? Laporan itu patut diduga laporan palsu. KUHP pasal 137 laporan palsu, barang siapa orang melaporkan seseorang dengan berita palsu, itu laporan palsu,” papar Gusti.

Lucky-hakim-1.jpg

“Untuk Dini berhati-hati untuk lapor melapor. Atas dasar Lucky bukan RAP, lihat dan kaji dulu. Malu kalau cepat lapor. Tanpa data yang jelas lalu melaporkan seseorang tanpa bukti yang valid dan nantinya ngerepotin polisi. Dini sudah dilaporkan, dia merengek-rengek minta damai sama PT RAP. Bersama lawyer-nya malah melaporkan Lucky. Kami sedang berdiskusi, apakah ini akan kita adukan? Bisa kita adukan kembali ini laporan palsu. Bagaimana mungkin melaporkan sesuatu tidak melihat runtutan ke belakang perkara ini? Sehingga apa? Jangan memberikan edukasi orang salah malah melaporkan balik seolah-olah dia enggak salah. Saya hanya meluruskan saja. Pak Lucky bagian dari RAP. Ada satu sisi yang perlu dipertimbangkan dan patut dipertanyakan. Tahu darimana Lucky tidak ada nama di akta RAP? Jangan-jangan ada pencurian dokumen,” tandasnya. O gun/nov