Welcome, Join Us Here

Björk Meniru Alam Semesta Dengan 'Biophilia'

Posted in : Music Thu 10 2011

Kalau bicara tentang Björk, memang sedikit sulit dengan akurat untuk dapat mendefiniskan jenis musiknya dengan satu kata. Wanita asal Islandia ini memang terkenal dengan musikalitasnya yang berani menggunakan berbagai macam unsur genre mulai dari RockJazzElectronic, Klasikal, sampai Folk

Selain gaya musiknya yang eklektik, yang paling menonjol dari Björk tentunya adalah kualitas vokalnya yang mempunyai khas yang sangat unik dan mampu menyesuaikan dengan genre musik pilihannya. 

Setelah empat tahun lalu merelis album Volta (2007), di awal bulan Oktober 2011 Björk kembali dengan proyek album ke delapan berjudul...

BIOPHILIA
yang berarti adanya koneksi antara manusia dan alam semesta.

Selain direlis dalam format standar CD, album yang kabarnya segenap direkam dengan iPad ini juga direlis dalam format aplikasi iPad hingga disebut juga dengan istilah 'iPad album'. 
 


Björk menjelaskan bahwa album ini bukanlah hanya sekedar sebuah album musik 'bersuara' namun juga proyek yang...

mengkolaborasikan berbagai macam
medium multimedia...

dari aplikasi iPad, internet, dan instalasi kesenian. Alasan Björk tentunya bukan sekedar hanya ingin bersikap kreatif saja, namun ia mengaku bahwa dengan menurunnya penjualan medium keping CD, format iPad album ini diharapkan dapat memberikan para pendengar dengan suatu pengalaman musikal yang spektakuler. 

Untuk setiap lagunya, pendengar dapat menggunakan aplikasi iPad yang menyediakan essay analisa lagu, music score, visualisasi yang ber-animasi berserta lirik lagunya, dan - yang paling menarik - aktivitas yang interaktif. Contohnya adalah sebuah permainan mengkoleksi kristal dalam lagu 'Crystalline', aplikasi Tesla Coil (instrumen yang digunakan Björk dalam lagu 'Transformer') yang dapat dimainkan untuk menciptakan lagu dengan visual arus listrik, dan sebuah aplikasi edukasional yang mengajarkan chord-chord lagu 'Dark Matter'.


apps iPad Biophilia


Namun tanpa gimmick multimedia tersebut pun Biophilia merupakan sebuah album yang sangat mengagumkan. Sejumlah instrumen baru telah diciptakan khusus untuk digunakan dalam menggarap album ini - contohnya ciptaan inovator Andy Cavatorta bernama Gravity Harp, sebuah instrumen yang menggunakan pendulum (bandul) sepanjang 3 meter dengan harpa silinder di ujungnya.


Gravity Harp
 



Galemeste


Tesla Coil

Selain itu, musisi inovatif Andy McCreeth memberikan Björk sebuah instrumen bernama Gameleste, perpaduan antara gamelan dan celeste (idiophone yang sering digunakan oleh komposer Tchaikovsky). 

Ditambah lagi dengan Tesla Coil, instrumen-instrumen unik tersebut sangat mempengaruhi kreatifitas Björk dalam menciptakan suatu atmosfir musikalitas yang luar biasa dan tidak pernah didengarkan sebelumnya dan setiap tikungan alur lagu menyuguhkan ciri rasa yang tak terduga.

Secara keseluruhan, Biophilia berkesan seperti sebuah album yang...

terinspirasi dan diciptakan
untuk meniru alam.

Seperti ritme arpeggios yang digunakan dalam lagu 'Thunderbolt' mempersembahkan jarak waktu antara kilat dan guntur dan struktur komposisi lagu 'Moon' meniru bioritme tubuh manusia. Biophilia membawa diri kita ke dalam suatu perjalanan yang menjelajahi alam semesta. 

(cumicumi@wish)

blog comments powered by Disqus

Local Buzz

Worldwire

Photos

Lega. Mungkin kata tersebut cocok untuk menggambarkan perasaan Anang Hermansyah dan Ashanty yang  telah resmi menjadi sepasang suami istri. Setelah…

 
 
more