sex and health : Masalah Durasi Tidur dan Penyebabnya

Health Kamis, 23/5/2013 11:45

 

Durasi atau lama waktu tidur Anda pasti berbeda antara yang satu dengan lainnya. Ada yang durasi tidurnya singkat atau kurang dari delapan jam dan ada yang lebih. Hal ini tentu saja menimbulkan dampak kesehatan yang buruk jika terjadi terus menerus. Berikut ini penjelasan mengenai durasi tidur dan penyebabnya seperti dilansir dari laman Times of India.

Jika Durasi Tidur Pendek

Para ahli menjelaskan jika tidur dalam waktu singkat adalah sebuah keadaan ketika tubuh tidak mendapat cukup air dan juga nutrisi di bawah ini.

1. Vitamin C: vitamin C dapat didapat di stroberi, jeruk, anggur, lemon, pepaya, kismis hitam, kiwi, dan paprika. Vitamin C dikenal dapat membangun sistem kekebalan tubuh melawan penyakit jika dikonsumsi dalam jumlah cukup.

2. Selenium: Selenium adalah mineral penting bagi semua fungsi tubuh termasuk sistem kekebalan. Sumber selenium adalah tuna, sarden, tiram, udang, kerang, ayam, kalkun, daging sapi, hati, domba, daging babi, dan telur. Untuk vegetarian bisa dari kacang-kacangan, biji bunga matahari, jamur, bawang, gandum, barley, beras merah, dan gandum.

Catatan: Lutein dan Zeaxanthin adalah dua karotenoid yang paling banyak ditemukan di sayur berdaun hijau. Para ilmuwan mengatakan bagaimana tubuh kita bereaksi terhadap bahan kimia ini dapat menyebabkan gangguan tidur buruk.

Jika Durasi Tidur Panjang

Berdasarkan penelitian, tidur yang panjang dikaitkan dengan kurangnya asupan karbohidrat dan nutrisi di bawah ini.

1. Theobromine: Theobromine terkandung dalam teh dan cokelat. Zat ini meningkatkan stimulasi pada detak jantung, dan juga melebarkan pembuluh darah untuk menurunkan tekanan darah.

2. Asam Dekanoat: Mungkin namanya jarang terdengar, tetapi asam dekanoat adalah lemak jenuh terkandung pada air susu ibu, produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak dalam kacang atau biji-bijian. Nutrisi ini baik untuk jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol serta membantu memerangi gastritis.

3. Kolin: Kolin terkandung dalam telur dan daging berlemak seperti daging sapi, hati, ikan, kepiting, telur, kembang kol, tahu, kacang almond, dan selai kacang. Kolin berdampak pada struktur membran sel tubuh manusia. Ini melindungi hati dari timbunan lemak dan kerusakan, dan melindungi diri dari penyakit kardiovaskular.

Penelitian ini dilakukan oleh Perelman School of Medicine di The University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Para peneliti mengambil data tahun 2007-2008 dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES).  (cumicumi@Jak)


Foto: www.drozfans.com

 

Tags: durasi, Kesehatan, Masalah, Nutrisi, Sebab, sehat, Tidur, Tubuh, vitamin

blog comments powered by Disqus

Local Buzz

Worldwire

Photos

Senin, 21/4/2014 12:03

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela menikah lagi. Momen istimewa tersebut dilakukan di Cipanas, Jawa Barat. Tapi, pernikahan Dhani dan Mulan…

 
 
more
Review cumicumi.com on alexa.com