Berlebihan! Malaysia Melarang Tayang Film Beauty and The Beast

Berlebihan! Malaysia Melarang Tayang Film Beauty and The Beast

Kontroversi Film Beauty and the Beast pun terjadi di beberapa negara. Salah satunya adalah Malaysia yang melarang Film Beauty and the Beast tayang di bioskop.

Sempat mencuat kabar bahwa film Beauty and the Beast mengandung konten cinta sesama jenis alias gay antara karakter pria bernama LeFou (Josh Gad) dengan Gaston (Luke Evans). Padahal, kenyataannya hal tersebut tak sepenuhnya benar.

Tindakan beberapa negara, salah satunya Malaysia, yang mencekal film Disney ini juga dirasa sangat berlebihan. Pasalnya, tak ada yang salah dari adegan-adegan yang ditampilkan, dan tak ada satupun yang menyimpang.

beauty-and-the-beast-4.jpg

Memang, LeFou digambarkan sebagai pria kemayu yang sangat mengidolakan Gaston. Namun, tak ada jalinan cinta sama sekali di antara mereka, seperti yang ramai digosipkan. Gaston digambarkan sebagai pria ganteng yang narsis, sementara LeFou hanyalah sahabat yang mengaguminya.

BACA JUGA, Hamish Daud Sang Traveler Sejati, Ini 5 Buktinya

Di akhir cerita pun, LeFou asyik berdansa dengan seorang wanita, bukan dengan Gaston ataupun laki-laki yang lainnya.

Tak ada unsur asmara sesama jenis di film Beauty and the Beast juga dibenarkan wakil Disney untuk Indonesia, Chelsea Islan.

chelsea-islan-3.jpg

“Aku sih melihatnya bahwa ini film yang begitu fresh, maksudnya dengan jalan cerita yang sesuai dengan ekspektasi aku dari yang kartun menjadi live-action. Jadi menurut aku, sih, menyenangkan saja, sih,” ujar Chelsea usai pemutaran perdana Beauty and the Beast di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (15/3).

“Tadi aku juga lihat sebelum filmnya mulai, (disebutkan filmnya untuk) 13 tahun ke atas,” tandasnya. O fie

SHARE THIS NEWS

683