Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Ini Perbincangan Terakhir Pilot Batik Air dengan Mendiang Petugas ATC Bandara di Palu

CUMI XTRA
Ini Perbincangan Terakhir Pilot Batik Air dengan Mendiang Petugas ATC Bandara di Palu

Sebelum terbang selamat mengudara, pilot maskapai Batik Air, Kapten Ricosetta Mafella beberkan perbincangan terakhirnya dengan mendiang Anthonius Gunawan Agung, petugas Air Traffic Controller (ACT) Bandara Mutiara SIS Al Jufrie, Palu, Sulawesi Tengah.

act-palu1.jpg

“Perbincangan terakhir, kami minta izin terbang membawa 148 penumpang, kemudian dia kasih komando, 'Batik 6231 landasan pacu 33 kosong siap untuk lepas landas'. Itu belum mulai take off, masih diam pesawatnya, sampai atas nggak ada pembicaraan lagi dan komunikasi lagi,” ungkap Kapten Ricosetta Mafella ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (4/10).

BACA JUGA, Selamat Berkat Bisikan Roh Kudus, Ini 5 Pengakuan Mengejutkan Pilot Batik Air Saat Gempa di Palu

Mengetahui ada bencana besar sebelum berhasil terbang, pilot maskapai Batik Air Kapten Ricosetta Mafella langsung menghubungi grup penerbangan untuk menanyakan petugas ATC yang memberinya komando. Begitu kagetnya sang pilot mengetahui petugas ATC telah tiada.

act-palu2.jpg

“Setelah saya mendarat, saya kabarkan di grup, siapa yang kasih saya komando tadi? Report, Agung katanya ada gempa dia lompat, dia patah tulang, saya telusuri terus, dia sudah meninggal,” pungkas Kapten Ricosetta Mafella. o gun/ana