Anji Bahagia, Nasib Musisi Indonesia Semakin Sejahtera!

SHARE THIS NEWS

Anji Bahagia, Nasib Musisi Indonesia Semakin Sejahtera!

Anji umumkan kabar bahagia bagi para musisi di Indonesia. Karena Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Aspija) sudah menandatangani perjanjian dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), untuk membayar royalti atas menggunaan lagu atau hak cipta yang dipakai di karaoke eksekutif, maka nasib musisi semakin sejahtera.

anji-royalti2.jpg

“Sebenarnya semua lagu yang dipakai. Kalau lagu saya sudah dari zamannya Drive masuk di dalam karaoke-karaoke. Teman-teman mungkin bawain lagu Bersama Bintang zamannya Drive, Melepasmu itu yang paling sering. Bahkan ada yang Titi Kamal Resah Tanpamu, bahkan ada juga yang Dia yang sekarang, Ternyata Cinta, ada yang Berhenti di Kamu dan lain-lain. Tapi permasalahn lain sebenarnya permasalahnnya juga adalah dari musisi dan pencipta lagunya belum mendaftarkan pada LMKN. Mereka harus mendaftarkan karyanya supaya bisa dikolek. Setelah dikolek, nilainya sudah didapat, ini harus dibayarkan ke siapa? Jadi mungkin ini juga himbauan teman-teman musisi untuk daftarkan karya kita di Lembara Manajemen Kolektif, supaya mereka bisa memberikan hak kita,” terang Anji saat ditemui di Colosseum Karaoke Kota, Jakarta Barat, Rabu (10/1).

Menghimbau para musisi untuk mendaftarkan lagi ke Lembara Manajemen Kolektif, Anji sendiri sudah melakukannya. Selain hak cipta terjaga, Anji juga rasakan keuntungan lain. Apa itu?

BACA JUGA, Pesan di Single Ini Buat Kamu Wajib Dengarkan Lagu Baru Anji feat Astrid

“Nilainya ya belum sebagaimana mestinya, tapi itu terus diusahakan. Kalau misal nilainya, saya nggak bisa ngomongin di sini, karena transparansi bisa membuat kecemburuan dan lain-lain. Tapi yang jelas memang akhirnya balik lagi pada lagu yang hits, yang jadi paling banyak dibawakan itu yang mendapatkan paling banyak royalti,” jelasnya.

anji-royalti1.jpg

“Seharusnya kalau misal berjalan baik royalti seperti ini, itu mungkin jauh lebih besar dari RBT. Karena di Belanda, royalti yang diambil dari TV aaja sampai puluhan triliun dan itu nanti akan dibagi ke pencitpa, musisi dan hak-hak lain terkait. Di Indonesia sudah lumayan ada titik terang bahwa royalti bisa dikolek, paling penting itu,” tandas Anji. O abu/vin