Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Shakira Sakit Leukimia, Begini Curhat Sedih Denada di Instagram

CUMI CELEBS
Shakira Sakit Leukimia, Begini Curhat Sedih Denada di Instagram

Akhirnya Denada mencurahkan isi hatinya. Meski tak secara langsung, Denada hanya menuliskan kalimat panjang di Instagram seraya unggah foto berisi tulisan motivasi.

denada1.jpg

”Allah memiliki tujuan untuk rasa sakit kamu, alasan untuk perjuangan kamu, dan hadiah untuk kesetiaan kamu. Jangan menyerah,” Denada mengutip kalimat dari Dr. Bilal Philips.

BACA JUGA, Efek Kemoterapi, Mantan Suami Denada Ungkap Kondisi Terkini Anak

Denada memang tegar, meski ia tak kuasa menahan air mata ketika melihat kondisi lemah putrinya. Tak ada yang bisa dilakukan oleh Denada, kecuali berdoa, ikhlas, dan menanti kabar baik dari dokter yang merawat Shakira.

anak-denada1.jpg

”Semoga ini bisa menjadi penguat buat semua saudara ku yang sedang melewati masa yang berat dalam hidupnya. Alhamdulillah. Terimakasih ya Allah. Terimakasih banyak dari kami untuk semua curahan doa yang begitu tulus untuk kesembuhan Shakira. Terimakasih untuk semua perhatian, kasih sayang, dan kebaikan yang telah diberikan untuk kami. Semua yang ga mungkin kami sebutkan satu2. Terimakasih untuk semua teman dan saudara yang sudah menyempatkan diri datang, dan memberikan perhatiannya untuk Shakira dan aku. Terimakasih untuk Kak @fenirose dan Team @rumpi_ttv yang karena tayangannya, makin banyak lah doa baik yang terpanjatkan untuk Shakira. Terimakasih untuk Team Dokter di Indonesia yang bahkan sampai sekarang masih terus memberikan support nya untuk kami. Terimakasih @risna_ories buat semua kebaikannya, kasih sayangnya untuk Shakira, dan udah mau dibikin repot terus. Terimakasih buat semua saudaraku awak media yang sudah memberikan perhatiannya untuk Shakira. Mohon maaf, sampai sekarang belum bisa menemui satu demi satu dan memberikan respon lebih banyak. Terimakasih, terimakasih, terimakasih. Jazaakallahu khairan,” curhat Denada.

Shakira dirawat di National University Hospital, Singapura. Ia harus menjalani pengobatan intensif selama 6 bulan, dan sekarang baru berjalan dua bulan. O vin/berbagai sumber