Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Anak Sakit Denada Dibully Kena Karma, Ini Pembelaan Ririn Ekawati

CUMI CELEBS
Anak Sakit Denada Dibully Kena Karma, Ini Pembelaan Ririn Ekawati

Denada tengah sedih lantaran putrinya, Shakira, harus menjalani kemoterapi di Singapura, karena menderita leukimia. Namun kesedihan Denada malah jadi bahan bully-an warganet di media sosial, hingga membuat Ririn Ekawati geram.

denada-2.jpg

Janda dua anak itu sangat tidak terima dengan bully-an warganet terhadap Denada, yang menyatakan jika sakitnya Shakira karena karma Denada.

Please deh, itu tuh orang sakit itu bukan karma, itu takdir Tuhan. Dan percaya nggak percaya kita hidup dikasih-kasih berarti kita dikasih waktu untuk membersihkan dosa. Aku kesel banget kalau ngomongin ini (bully-an warganet terhadap Denada),” ujar Ririn saat ditemui di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

BACA JUGA, Emilia Contessa Ceritakan Penderitaan Shakira Selama Berobat di Singapura

“Alangkah baiknya kita selalu berpikir positif, support, bukan malah jadinya bikin down. Kayaknya sudah nggak ada waktu untuk melakukan hal-hal kayak gitu. Hidup ini cuma sekali, alangkah baiknya hidup itu diisi dengan hal-hal positif,” lanjutnya.

Ririn mengaku sangat sedih mendengar anak Denada divonis leukimia. Ia tahu betul perasaan Denada, lantaran mendiang suami Ririn juga alami penyakit yang sama dengan Shakira.

ririn-ekawati-8.jpg

“Jujur aku sedih banget. Jadi aku kayak flashback. Aku tahu banget deh, jadi Denada seperti apa. Sebenarnya menjadi keluarga yang punya saudara apalagi anak, atau suami yang sakit, itu rasanya sakit dan ikut sakit. Sedih banget. Ini yang diperlukan adalah support sih, semoga Denada selalu kuat dan ini sudah beaer banget. Aku nonton dan baca di beberapa media, dia enggak ngasih tahu anaknya sakit apa, dia juga nggak pernah sedih di depan anaknya. Dia selalu mengalihkan sesuatu kayak harus ditusuk segala macam, jadi kamu harus menjadi wonder woman, kamu kuat. Memang sudah paling benar kayak gitu, karena yang diperlukan support buat saudara, anak, atau suami, kita nggak boleh sedih di depan mereka, karena kalau kita sedih mereka akan lebih sedih,” tandasnya. O gun/nov