Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Annisa Trihapsari Setuju RKUHP Supaya Media Tidak Bablas!

CUMI CELEBS
Annisa Trihapsari Setuju RKUHP Supaya Media Tidak Bablas!

Annisa Trihapsari menyambut baik jika rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) disahkan pemerintah. Tujuannya, supaya pemberitaan di media bisa terkontrol dan tidak bablas, sehingga tidak merugikan orang lain.

annisa-trihapsari1.jpg

“Sebenarnya kita ada media sosial yang sudah canggih, sebenarnya baik kalau diarahkan ke hal positif. Tapi kadang di lingkungan saya saja tidak bisa memilah harus disebarkan mana yang positif, mana yang negatif. Sekarang kebanyakan negatif, akhirnya membuat perpecahan menurut saya. Kalau ada Undang Undang itu akhirnya pers agak tertutup. Mudah-mudahan ini suatu pelajaran ke depannya, jadi lebih mengeti, paham, nggak boleh sembarangan hoax, nggak boleh sembarangan kasih berita yang belum jelas, aku sih setuju,” ungkapnya saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

BACA JUGA, Rencana Pengesahan RKUHP, Ketua AJI Bilang Belum Saatnya

Rencana pengesahan RKHUP ini memang masih jadi pro dan kontra. Ada yang berpendapat, bersikap atau berekspresi tak harus diatur oleh Undang Undang, selama dalam batasan. Annisa setuju dengan pendapat tersebut, tapi tak salah juga jika disahkan dalam peraturan.

“Benar (bersikap atau berekspresi), tidak usah pakai Undang Undang. Tapi kadang Undang Undang saja bisa dilanggar kok, apalagi pakai Undang Undang. Kembali ke manusia masing-masing. Kadang ilmu atau pendidikan, seperti saya tidak terlalu tinggi membicarakan hal gini, kadang suka khilaf. Dengan adanya Undang Undang mudah-mudahan lebih tertata,” jelas Annisa.

annisa-trihapsari2.jpg

Annisa sebagai artis memang pernah merasakan dampak buruk karena pemberitaan yang salah di media. Ia sadar gosip miring adalah risiko seorang artis, tapi bagaimana dengan keluarga?

“Zaman saya iya, saya merasakan itu. Mungkin saya lebih melihat, saya cari makan, kalian cari makan. Tapi kan saya punya anak, keluarga. Mereka down. Kalau di luar negeri foto bayar, mereka (media di Indonesia) kan free. Setiap Undang Undang yang dibikin sama pemerintah pasti ada maksud tertentu. Baik, Insya Allah jadi berpikir secara positif. Mudah-mudahan dengan Undang Undang ini kita lebih tahu diri. Kemarin kita sudah bablas, menurut saya jadi terpecah belah di Indonesia,” tandasnya. O gun/vin