Infotainment unggulan peraih 5 Piala Panasonic Gobel Award ini disiarkan secara langsung di RCTI setiap hari mulai pukul 17.30 WIB hingga satu jam ke depan. Menggunakan konsep gothic dan selalu menyajikan berita secara eksklusif membuat tayangan Silet mempunyai ciri khas. Kerap menyuguhkan berita-berita misteri yang dikemas secara apik dalam Cumi Misteri. Maka berita yang dianggap tabu menjadi layak dan patut untuk diperbincangkan. Dan semua itu hanya bisa ditemukan di Silet karena akan dikupas secara tajam setajam Silet!
Menemani akhir pekan yang indah, terasa kurang tanpa menyaksikan tayangan Infotainment Hot Shot yang disiarkan di stasiun SCTV dari hari Jumat hingga Minggu, mulai pukul 09.00 WIB hingga satu jam ke depan. Beberapa kali menjadi nominasi ajang Panasonic Gobel Award, Hot Shot selalu menyajikan berita selebritis Tanah Air terkini. Dengan nuansa santai, maka Hot Shot bisa menemani kebersamaan Anda bersama keluarga tercinta. Sebab Hot Shot selalu menguak sisi lain di balik berita dan fenomena
Hadir setiap pagi mulai pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB di stasiun milik kita bersama, SCTV, infotainment Was-was seolah menyegarkan pikiran Anda dengan menyajikan berita-berita terkini selebritis Tanah Air. Dengan mengusung konsep ceria di pagi hari, berita yang disajikan Was-Was bukan sekedar berita. Terasa kurang jika mengawali aktivitas tanpa menyaksikan Was-Was terlebih dulu. Jadi jangan kemana-mana sebab Anda patut Was-Was sebelum menyaksikan Was-Was!
Pendatang baru di dunia selebritis Tanah Air, namun bukan berarti Intens tak menjadi yang yang terdepan. Selalu menyajikan berita secara khusus membuat suguhan berita menjadi lebih dramatis, hanya bisa ditemukan di infotainment Intes. Hadir setiap hari di RCTI mulai pukul 11.00 WIB hingga 12.00 cocok menemani makan siang Anda sebelum kembali beraktivitas. Karena Intens menyajikan berita terkini, terpercaya, teraktual dari sebuah peristiwa, secara Intens!
Smaragama, pada mulanya ditulis dan dimaksudkan juga sebagai daya tarik untuk memikat pembaca PRO-TV—sebuah tabloid yang di bidani bersama Arswendo Atmowiloto. Meski cuma bertahan terbit selama dua tahun, 1999 s/d 2000, sejumlah tabloid nasional yang beredar saat itu serta-merta mengekor jurnalisme visual PRO-TV. Dan selama dua tahun itu pula Kitab Smaragama menjadi rubrik yang paling disukai pembaca PRO-TV. Jauh sebelum Smaragama ditulis, tentu saja sudah banyak artikel tentang seks yang dipublikasikan media massa. Sebagian dikemas dalam bahasa ilmiah populer, sebagian digelar vulgar berikut gambar. Cara penyampaiannya juga beragam—tanya jawab, esai, kisah nyata, berita, fiksi atau parade foto lher. Lantaran ingin menyajikan sesuatu yang “baru”, setidaknya berbeda dari yang sudah ada, Smaragama memilih prosa liris sebagai format penulisan. Smaragama, memang bukan satu-satunya buku seks di dunia. Tapi, selain Kamasutra yang diperkirakan terbit sekitar tahun 322-298 Sebelum Masehi, bisa jadi hanya Smaragama satu-satunya prosa liris tentang seks. Seks, apa boleh buat, selalu lebih menarik daripada bukan seks. Dan seks yang dituturkan dengan prosa liris, ternyata juga bisa puitis (dan lucu)—terutama bisa menampik istilah klise atau idiom vulgar yang menghina kecerdasan.
Untuk menjadi contributor editorial cumicumi, contact ke editorial@cumicumi.com

