Welcome, Join Us Here

Hang Out to HATSU TEI

Posted @ Fri 10 2011

(1/36)
 

Authentic Japanese ]

Irasshaimase... Sambut para pelayan restoran, tak segan pula untuk membukakan pintu ketika tamu datang. Senyuman serta penghormatan dengan membungkukan badan khas Jepang akan akrab kita temui di restoran yang menyajikan makanan khas Jepang.

Seperti itulah yang akan kamu dapatkan ketika menempatkan kaki di Hatsu TeiRestoran yang terletak di Jl. Kumbang No. 33 Bogor, Jawa Barat ini memang tidak tanggung-tanggung untuk menyajikan pelayanan yang prima. Coba saja kamu perhatikan baik-baik mulai dari rasa, tempat, kebersihan, hingga penampilan penyajian tidak luput untuk memberikan yang terbaik. Walaupun imbasnya kamu sedikit menunggu sampai hidangan datang, toh hal itu bisa ditutupi karena interior desain Hatsu Tei memberikan kenyamanan kamu semua untuk berlama-lama dengan keluarga maupun teman-teman kalian disini.

  

Bagaimana dengan pelayanannya? Well.. yang ini tidak usah ditanya lagi. Kenapa? Selain ramah dan penampilan playan restoran yang oke-oke, Server restoran di Hatsu Tei juga memiliki kemampuan berbahasa asing, minimal bahasa Inggris dan Jepang. Hal ini terkait kebutuhan restoran untuk melayani tamu-tamu asing. Maka tidak heran jika target pasar yang dibidik restoran ini untuk kalangan menengah keatas yang sebagian pengunjung merupakan orang-orang dari mancanegara.
 


Jika membicarakan keunggulan pada restoran ini tidak cukup sampai disitu. Karena sebenarnya keunggulan restoran ini mengandalkan orang-orang di balik dapur Hatsu Tei. Bahkan dengan bangga sang pemilik resto, David Tan dan Jenny Tan, mengakui ketrampilan setiap Chef di restoran miliknya.

Minimal dari mereka memiliki pengalaman sebagai Chef di hotel bintang lima. 

Bahkan ada beberapa Chef yang memang lulusan dari Amerika. Maka tidak heran jika nama hidangan yang di sediakan di Hatsu Tei mengadopsi nama dari negeri Paman Sam tersebut, sebut saja Alcatraz, Tuna Roll, Sunrise Roll, Deep Blue Sea dan lainnya.

Mereka juga mengklaim untuk mendirikan Japanese Restaurant ini terinspirasi karena ketrampilan Chef dalam membuat makanan khas Jepang. Berangkat dari situlah sepasang suami istri ini menaruh modalnya untuk mengaplikasikan konsep restoran yang selaras dengan kemampuan Chef.


 


Kemampuan modal yang kuat, ketrampilan Chef yang mumpuni, lahirlah sebuah restoran bergaya khas Jepang, bernama...

Hatsu Tei
Jl. Kumbang No. 33 Bogor, Jawa Barat

 


Oke.. sekarang kita lihat bagaimana Hatsu Tei mampu memberikan kesan yang kuat pada para pengunjungnya?

Ketika memasuki restoran Hatsu Tei, kamu akan melihat dominasi ruangan yang penuhi oleh elemen kayu hal ini sesuai dengan gaya arsitektur Jepang yang memiliki ciri khas yang natural. Selain itu interior di Hatsu Tei mempunyai ciri kesederhanaan, namun beberapa komponen seperti bangku dan meja mengikuti gaya yang konvensional.

Beberapa pajangan juga eksis untuk mengesankan ciri khas Jepang, seperti bunga Sakura yang hanya bisa dilihat di musim semi di negeri asalnya, tapi disini bisa kita lihat sepanjang tahun.  Hebat bukan?

Ditengah ruangan langsung bisa kita lihat dapur yang bias kita intip dari kaca yang ukurannya besar, sehingga bisa kita lihat proses dibalik pembuatan sushi yang akan kita makan. Jadi jangan takut jika ada kecurangan dalam proses pembuatannya, karena kamu sendiri bisa melihatnya langsung. >>>


Intip dapur dari lobby


Teppanyaki Private Room

Selain itu ada tempat khusus yang dinamakan Teppanyaki Private Room. Naah.. diruangan ini memang spesial banget. Karena kamu bisa ajak teman atau keluarga kamu dalam ruangan yang muat mencapai 10 orang.

Di ruangan ini ada sebenarnya ada sebuah elemen terpenting yang menjadi alasan kenapa diberi nama “Teppanyaki”. Asal kata itu karena terdapat sebuah plat besi (teppan) dengan lebar kurang lebih 1 meter dengan ketebalan 1,5 cm .

Alat ini digunakan sebagai alat panggang khas Jepang. Disekeliling Teppan terdapat tempat duduk dengan meja bentuk kounter. Juru masak akan memasak makanan di atas Teppan tersebut.  Selain kita bisa melototin bahan makanan yang masih segar-segar untuk disajikan, kita juga bisa melihat Chef pamer ketrampilannya. Hiburan yang menarik bukan?
 


Nah sekarang lanjut ke hidangannya.

Menu pertama yang dihidangkan adalah Hatsu Tei Roll. Makanan sejenis sushi ini memiliki irisan ikan tuna di luar yang melapisi nasi. Nasi disini nasi sushi yang rasanya lebih lembut dibandingkan nasi pada umumnya di Indonesia. Lapisan luar Hatsu Tei Roll ini pakai adonan yg bentuknya tipis dan agak kenyal dengan taburan biji wijen diatasnya.

Nah kamu tinggal merendam Hatsu Tei Roll dengan kecap asin yang telah tersedia. Selain itu kamu juga dapat memberinya sambal khas Jepang berwarna hijau (wasabi) atau irisan jahe yang dibentuk berwarna merah jambu. Setelah dicampur sesuai selera dijamin rasanya khas banget.

Nah kamu tinggal merendam Hatsu Tei Roll dengan kecap asin yang telah tersedia. Selain itu kamu juga dapat memberinya sambal khas Jepang berwarna hijau (wasabi) atau irisan jahe yang dibentuk berwarna merah jambu. Setelah dicampur sesuai selera dijamin rasanya khas banget.Suka makanan crispy? Pilih Canadian Sunrise Roll. Dilihat dari segi penampilannya bisa dibilang menu ini paling “krenyes” dibandingkan yang lain. Selain taburan dibagian luar yang bikin crispy bagian terdalamnya terdapat udang yang telah digoreng kering. Perpaduan crispy dan kelembutan irisan daging ikan tuna akan memberikan sensasi yang berbeda dilidah.

 


Canadian Sunrise Roll
 


Bagaimana dengan rasanya? Walaupun crispy rasa Canadian Sunrise sedikit tawar. Namun saat dicampur dengan kecap asin maka rasanya bener-bener ngepas dilidah. Yummmy…

"Rasa makanan di Hatsu Tei lebih original dibandingkan restoran Jepang lainnya yang menyesuaikan dengan lidah lokal."

Menu selanjutnya diberi nama Alcatraz. Dilihat dari namanya mengingatkan kita pada sebuah penjara yang terkenal di Amerika. Namun nama Alcatraz di Hatsu Tei merupakan nama sebuah menu makanan yang terdiri dari irisan daging kepiting yang di potong panjang-panjang. Didalam nasi sushi itu terdapat campuran telur dan udang goreng yang dilapisi nori (rumput laut). 

Lalu diatasnya terdapat saus mayones yang rasa masamnya sangat pas. Coba saja makan satu kepal Alcatraz sekali Hup!  Biarkan saus mayones, nasi telur, udang, dan kepiting kamu blender di dalam mulut kamu jadi satu. Dijamin kamu pasti ketagihan. >>>


Alcatraz


Tuna Roll

Irisan tuna mentah yang
tipis-tipis akan terasa lembut dilidah dan dijamin tidak amis.

Tuna Roll kalau ini memang kelihatan banget dari penampilannya tersaji mentah. Namun jangan salah, irisan tuna mentah yang tipis-tipis akan terasa lembut dilidah dan dijamin tidak amis.

Entah bagaimana juru masak itu membuat daging mentah itu tidak terasa amis. Namun yang pasti Tuna Roll tidak akan membuat lidah kamu capek karena rasanya lembut dan selaras dengan lidah kamu.
 


Bagaimana dengan harga?
Sedikit bocoran nih. Untuk bisa menikmati satu porsi sushi dan sashimi itu berkisar 60-95 ribu dan untuk bisa menikmati Teppanyaki anda harus merogoh kocek sebesar 130- 250 ribu rupiah.

Mahal? Tenang saja. karena ada diskon bagi kalian yang masih duduk di bangku kuliah sebesar 20%.

Tidak itu saja... setiap hari Senin dan Selasa ada Wagyu promo. Dihari itu dengan merogoh 100rb per orang maka kamu bisa menikmati makanan di sini sepuasnya. Menarik bukan? Pokoknya semua harga makanan di Hatsu Tei memang sangat pas bagi mereka yang memiliki cita rasa yang tinggi.

Ahh.. Makan di Hatsu Tei memang memanjakan lidah yang imbasnya menyiksa perut karena sudah overloaded. Kami memutuskan untuk membawa pulang sebagian sushi untuk dihidangkan dirumah. Namun sayang ada beberapa menu makanan yang sebaiknya di hidangkan dalam keadaan baru, karena sushi merupakan makanan yang mudah rusak. Jadi menikmati sushi lebih baik dilahap saat kesegaran yang masih prima.

Setelah membawa beberapa bungkus makanan dan ingin beranjak keluar melewati beberapa pelayan restoran. Dengan sigap mereka membungkuk hormat, sambil mengatakan “Arigato gozaimasu”, dan bisa kamu balas dengan membungkuk juga tapi cukup sekali saja. (cumicumi@Bud/Rz)

blog comments powered by Disqus

Local Buzz

Worldwire

Photos

Lega. Mungkin kata tersebut cocok untuk menggambarkan perasaan Anang Hermansyah dan Ashanty yang  telah resmi menjadi sepasang suami istri. Setelah…

 
 
more