Star and Me : ANDAI SAYA NADINE...

Kamis, 27/12/2012 15:07

Selebriti idola selalu ada di hati. Apa salahnya berbagi kisah pengalamanmu bersama selebriti. Siapa tahu bisa menginspirasi sesama. Kirim naskah, foto atau video ke alamat redaksi cumi di editorial@cumicumi.com

(1/4)


Tak dipungkiri bahwa Indonesia memiliki beragam tempat dan budaya yang kalo orang bule bilang “extremely dangerous” alias keren paraaah !! Dan mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah cantik itu tentu merupakan berkah yang luar biasa bagi semua orang, khususnya bagi saya. Salah satu hal yang membuat saya begitu  mencintai pekerjaan saya ini, memang adalah adanya kesempatan untuk jalan-jalan gratis kemana saja, meskipun embel-embelnya tetap bekerja..

Tentu saja saya tidak pernah sendiri. Selain bersama tim dari kantor, saya juga selalu bepergian dengan para artis yang memang menjadi obyek penting dalam pekerjaan saya. Dan diantara semua artis yang pernah pergi dengan saya, salah satu yang paling berkesan adalah ketika saya melakukan perjalanan bersama Putri Indonesia 2006, yakni...

Nadine
Chandrawinata.


Perjalanan ke luar kota yang tidak hanya sekali dengan Nadine, membuat kami sudah tak seperti wartawan dan narasumber lagi, melainkan seperti teman saja. Selain karena seringkali bertemu, pribadi Nadine yang hangat, seru dan ...

gak “sok artis”

... juga memudahkan pekerjaan saya. Dan sesungguhnya, dengan Nadine pula saya belajar untuk menerima segala kondisi daerah dengan segala keterbatasannya dan juga gak manja.

Saya cukup kaget ketika mengetahui bahwa Nadine adalah sosok yang sama sekali tak rewel untuk urusan apapun. Jarang sekali dia mengeluh ini itu dan rewel. Paling dia cuma bilang “Ntar dulu ya Kin, gw duduk bentar,” ketika saya mulai membantainya dengan materi liputan yang seabrek.

Tapi lepas dari itu, dia benar-benar jenis narasumber yang sangat memudahkan pekerjaan saya.  Kami pernah naik kapal kayu yang baru saja ketumpahan solar, yang membuat seluruh kapal berbau solar. Kolaborasi yang sangat keren untuk menyukseskan gerakan mual-mual, ketika bau solar bercampur dengan goyangan ombak yang lumayan besar.    >>>

 

Dan Nadine santai saja.. justru dia malah memperhatikan saya dan juga tim kami yang mabok laut, karena memang tidak tiap hari melakukan liputan bahari. Selain itu, dia santai saja ketika kami harus makan nasi bungkus karena memang cuma itu yang bisa kami makan.

Mengingat sosok Nadine yang Putri Indonesia dan juga seorang selebritis, yang biasanya mendapatkan perlakuan istimewa dimana saja, hal ini cukup membuat kagum.

Setelah liputan, dia juga tak bergegas masuk kamar dan langsung “tak mau disentuh”. Kami seringkali ngobrol terlebih dahulu sampai benar-benar ngantuk. Di kamar saya, atau kamar dia. Membicarakan apa saja. Tak cuma tentang materi liputan, tapi juga tentang kehidupan kami masing-masing. Mimpi, hobi dan bertukar cerita lucu di keluarga kami.

Ayah Nadine, Om Andy Chandrawinata yang juga merangkap manajer pribadi Nadine dan sering ikut melakukan perjalanan ke luar kota, juga membuat tim liputan merasa nyaman. Karena beliau memperlakukan kami seperti anak-anaknya sendiri.


Satu lagi yang membuat saya salut pada sosok Nadine adalah
kecintaannya yang luar biasa besar pada alam. Dia sangat mencintai laut seperti dia mencintai dirinya sendiri.

Pernah suatu ketika saya sedang melakukan wawancara dengannya di sebuah kapal yang sedang melaju. Di tengah wawancara, dia melihat ada seorang teman kami yang tanpa sengaja menjatuhkan botol minuman ke laut. Seketika wawancara berhenti dan dia sontak menunjukkan ketidak -nyamanannya akan hal ini.

Setengah bercanda dia mengatakan...

“ Ambil gak botolnya? Gw paling gak suka
kalo ada yang buang sampah ke laut. ”

Dari situ saya tahu, bahwa dia melakukan perjalanan keliling Indonesia yang terkadang memiliki medan yang tak mudah ini, memang benar-benar karena cinta. Bukan semata-mata karena dia hobi travelling atau karena dia adalah Putri Indonesia.

Banyak hal yang bisa saya ambil dari dia. Banyak kebiasaan baik pula yang seharusnya bisa saya contoh. Mencintai alam, bersyukur pada Tuhan, dan juga rasa kasih pada sesama. >>>

|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|

Hanya satu yang agak sulit saya contoh darinya, yakni kemampuannya untuk menghindari nasi… hehehehehe...

Nadine bukan sosok yang pilih-pilih terhadap makanan, tapi untuk nasi, dia sangat menghindari. Dan lebih memilih jenis karbohidrat lain seperti singkong atau umbi-umbian lain.

Ketika akhirnya pulang ke Jakarta dan kembali pada aktivitas masing-masing pun, kami seringkali saling memberi kabar melalui BBM. 

Oya, karena kecintaannya pada alam dan lingkungan itu, saat ini Nadine juga ditunjuk sebagai  Duta National Tourism Expo 2011. Artinya, dia harus berperan aktif menyukseskan program wisata yang saat ini memang sedang giat dipromosikan oleh Indonesia.

Melihat sosok Nadine kadang bikin cemburu. Kalau boleh berandai-andai, boleh nggak ya saya berandai-andai jadi Nadine... atau dibalik Nadine yang jadi saya... Hehehe... Saya sih pasti mau. Tapi Nadine? Saya yakin dia juga mau. Hm, begitulah Nadine!

Angkin
Hapoer11@plasa.com

 


 

Local Buzz

Worldwire

Photos

Kamis, 17/4/2014 12:04

Oki Setiana Dewi mengantar suaminya, Ori Vitrio, berangkat umroh. Perjalanan Ori ke Tanah Suci lewat travel yang merupakan usaha bersama…

 
 
more
Review cumicumi.com on alexa.com